1 Kilo Gram Sabu, Polres Parepare Kenakan Pasal Hukuman Mati

Editor : Muhammad Tohir

Online24,Parepare-Polres Parepare, merilis pengungkapan kasus Narkoba 1 kilogram, di depan Ruang Humas Polres Parepare Jl. Andi Mappatola, Kelurahan Ujung Baru, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Selasa (09/01/2019).

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Parepare AKBP Pria Budi, S.Ik, MH, Kasat Narkoba Polres Parepare Akp Zaki Sungkar, SH, S.Ik, Kaurbin Ops Sat Narkoba Polres Parepare Ipda, Herman, SH, SE, Kanit Idik Sat Narkoba Polres Parepare Ipda Muhammad Said, Enam Personil Sat Narkoba Polres Parepare, Kasi Propam Polres Parepare Ipda Samsidi Baco, SH, serta Dua Personil Sat Sabhara Polres Parepare.

Kapolres Parepare menceritakan, jika penangkapan berawal saat Kapal Bukit Siguntang dari Tarakan Kalimantan Utara, (02/01/2019) sekitar pukul 21.00 wita berlabuh di Kawasan Pelabuhan Nusantara Parepare dan ditemukan seseorang yang gerak geriknya mencurigakan kemudian petugas yang bertugas dilapangan mengamankannya, ternyata setelah dilakukan pemeriksaan ditemukan Narkotika Jenis Shabu seberat 1 (Satu) Kilogran di dalam Tas Ransel yang dibawa oleh tersangka MH “Barang bukti yang berhasil kita amankan berupa 1 Kilogram Narkotika Jenis Shabu-shabu, 1 Buah Tas Ransel, 3 Unit Handpone, 1 Juta Uang pecahan Seratus Ribu Rupiah dan Lima Puluh Ribu Rupiah, 1 Buah Sarung Bantal, serta 1 Buah Timbangan”Ujarnya.

Tersangka MH merupakan warga Kabupaten Pinrang yang akan dijemput oleh 3 (Tiga) Orang yang berprofesi sebagai Honorer Satpol PP Kota Makassar. “malam itu juga kita langsung amankan, dari hasil pemeriksaan ternyata penjemput ini tidak kenal dengan tersangka, ketiga Orang tersebut diberikan uang senilai Rp 500.000 sebagai ongkos perjalanan dari Makassar menuju Parepare kemudian disuruh oleh seseorang yang mengaku saudara tersangka yang sampai saat ini masih dalam pengejaran, ketiga orang ini masih dijadikan sebagai saksi dalam perkara tersebut” Kata Pria

Dari keterangan tersangka lanjutnya, barang haram tersebut akan dibawa ke Makassar. “ini memang agak berubah modus operandinya karena biasanya yang kami ungkap barag tersebut dibawa ke Kabupaten Pinrang dan Sidrap, ini kalau di analogikan sekitar Sepuluh Ribu Orang yang berhasil kita selamatkan setelah barang ini kita gagalkan di Kota Parepare” Ujarnya

Sementara tersangka akan dijerat Pasal 114 ayat 2, pasar 112 ayat 2 dan 132 ayat 1 Undang-undang 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman seumur hidup atau hukuman Mati.