Cuaca Ekstrem, Gubernur Sulsel Himbau Warga Waspada

Editor : Asri Muhammad
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

Online24, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah (NA) mengimbau kepada seluruh masyarakat Sulsel untuk lebih waspada dalam mengantisipasi cuaca ekstrem.

“Saya kira menghadapi cuaca ekstrem ini mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada,” kata Nurdin Abdullah, Selasa (22/1).

Hal ini juga menindaklanjuti melihat kondisi yang ada, dimana masyarakat yang berada di sekitar hilir Bendungan Bili-bili dan Sungai Jeneberang untuk waspada dan mengambil langkah-langkah menghindari, dan siap siap menghindari dari lokasi yang berdampak.

“Kita berdoa kepada Allah SWT, mudah-mudahan cuaca kembali normal dan masyarakat bisa kembali kerja dengan tenang,” sebut NA.

NA juga meminta unit bagian penyelamatan seperti Basarnas dan BPBD untuk mempersiapkan segala sesuatunya untuk mengevakuasi masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

“Saya berharap teman-teman yang bekerja di bidang penyelamatan mempersiapkan segala peralatan yang dibutuhkan dan kita harus lebih tanggap. Agar masyarakat ada kepastian dalam menghadapi cuaca ektrem,” ujanrnya.

Sementara itu, Kepala BBWS Pompengan Jeneberang, T. Iskandar mengatakan melaporkan kondisi yang ada sekala berkala, baik kepada Gubernur, Wakil Gubernur dan Bupati Gowa.

“Saya sudah lapor ke Pak Gubernur, Ke Pak Wagub dan Pak Bupati barusan. Jadi kondisi itu sudah kita ambil langkah waspada, jadi diimbau kepada masyarakat yang berada di bawah hilirnya itu ambil langkah-langkah menghindari, dan siap-siap menghindar dari lokasi yang berdampak pada dibawah hilir seperti Bendungan Bili-bili, Kampili, (sungai) Jeneberang dan sekitarnya. Dan ini sudah masuk dalam status waspada,” jelasnya.

Sementara itu, data terbaru status Jam 16.03 Wita elevasi muka air waduk Bili-bili mencapai 101.80. Sedangkan normal elevasi bendungan harus berada di 99.50.

“Elevasi terus bergerak naik namun sudah relatif lebih lambat dari tadi pagi/siang,” sebut Iskandar.