MKKS SMP Putuskan Luwu Timur Siap Lakukan UNBK 100 Persen

Editor : Muhammad Tohir

Online24,Lutim-Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Luwu Timur menggelar kegiatan rapat kerja. Rapat MKKS SMP ini di tutup Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler yang berlangsung di SD/SMP Satu Atap di Desa Matano, Kecamatan Nuha,  Minggu (27/01/2019).

Selain Bupati, rapat kerja MKKS SMP ini juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, La Besse, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Satri, Plt. Inspektur, Salam Latief.

Sekretaris MKKS SMP Luwu Timur, Andi Ashari Djalil mengatakan, Raker yang berlangsung selama 2 hari, Sabtu-Minggu, 26-27 Januari 2019 ini membahas sejumlah agenda penting termasuk persiapan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang direncanakan akan berlangsung diseluruh SMP di Luwu Timur, baik Negeri maupun Swasta, dan persiapan penerimaan siswa baru.

“Rapat kerja ini membahas kendala dan hambatan pelaksanaan UNBK. Alhamdulilah sudah kami bahas sejak kemarin dan tahun ini optimis bisa 100 persen UNBK diseluruh SMP di Luwu Timur,” kata Andi Ashari dalam laporannya.

Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler, dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya karena salah satu program kerjanya dalam rapat tersebut adalah menyiapkan pelaksanaan UNBK 100 persen dan simulasi untuk persiapan UNBK.

Menurut Husler, lebih awal menyiapkan UNBK akan lebih baik karena bisa segera diantisipasi lebih dini hambatan dan tantangan dalam pelaksanaannya. Sementara program simulasi UNBK sangat tepat, sebab program ini sangat baik untuk melatih anak-anak agar lebih siap menghadapi UNBK.

“Semua persiapan ini muaranya kita harapkan bisa meningkatkan kualitas pendidikan,” jelasnya.

Orang nomor satu di Luwu Timur itu juga menyerahkan cindera mata kepada Kepala Sekolah SD/SMP Satap, Dakir atas dukungannya terhadap pelaksanaan rapat kerja MKKS SMP di wilayahnya.

Plt. Inspektur, Salam Latief, juga menyempatkan memberikan apresiasi atas kesuksesan pelaksanaan penggunaan anggaran Biaya Operasional Sekolah (BOS) yang berjalan sesuai harapan. Menurutnya, berdasarkan hasil verifikasi pihaknya kepada seluruh sekolah di Kecamatan Malili, rata-rata semua sekolah sudah memanfaatkan anggaran itu dengan baik.