Ada yang Meninggal Akibat DBD, Pemerhati Perempuan dan anak Wajo Minta Dinkes Lakukan Langkah Kongkrit

Reporter :
Editor : Muhammad Tohir

Online24,Wajo-Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) kini menjadi momok menakutkan bagi warga di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pasalnya RSUD Lamadukelleng sudah mencatat 36 pasien terjangkit DBD, bahkan satu diantaranya meninggal dunia.

Pemerhati Perempuan dan Anak Wajo Elviyana Aras saat ditemui Kamis (31/01/2019), berharap Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo memiliki program kerja dalam pencegahan penyakit DBD, bukan bertindak saat banyak kasus DBD, bahkan sampai merenggut nyawa.

“Saya melihat penyakit DBD merupakan, penyakit yang berulang mewabah tanpa ada langkah kongkrit untuk melakukan pencegahan, instansi terkait terlihat hanya bertindak saat ada kasus DBD yang merenggut nyawa,” katanya.

Terpisah dikonfirmasi Direktur RSUD Lamadukelleng, Andi Sari Dwi Kartika mengatakan, hingga saat ini tercatat sedikitnya 40 warga terkena gejala penyakit DBD dan tengah menjalani perawatan medis.

“Hampir setiap hari kami kedatangan pasien yang terkena gejala DBD dan semuanya masih bisa ditangani dengan baik oleh dokter rumah sakit, hasil pemeriksaan laboratorium, dari 40 pasien, 36 diantaranya dinyatakan positif terjangkit penyakit DBD. Beberapa hari yang lalu ada seorang pasien DBD yang kami tangani meninggal dunia,” tandasnya.