SDIT Insantama Makassar Bangun Karakter Unggul Siswa

Editor : Muh. Idris

Online24jam,Makassar – Keberadaan Sekolah Dasar (SD) dengan konsep Islam Terpadu atau SDIT makin favorit di Makassar. Hadirnya SDIT sebagai alternatif dalam membangun siswa yang berkarakter unggul dengan memadukan kurikulum nasional dengan pelajaran dan kehidupan Islam. Salah satu SDIT di Makassar adalah SDIT Insantama yang berlokasi di jalan perintis kemerdekaan Makassar.

SDIT Insantama Makassar berdasarkan pada surat izin operasional sekolah oleh Dinas Pendidikan Kota Makassar dengan nomor : 421.2/5236/DP/VIII/2014. Pada tahun 2018 SDIT Insantama Makassar terakreditasi B (Baik) oleh BAN Sekolah/Madrasah Sulsel dengan Nomor : 110/SK/BANP-SM/XII/2018.

Ketua Yayasan Smart Insan Utama (Yasintama) yang menaungi SDIT Insantama Makassar, Bahrul ulum mengatakan sebagai gerbang pertama pendidikan dasar formal, SDIT Insantama berkhidmat mendidik generasi “para juara” memiliki kepribadian tangguh berbasis aqidah Islam.

“Di Insantama menerapkan tiga keterpaduan pendidikan, yaitu keterpaduan substansi kurikulum meliputi aspek tsaqofah Islam, pembentukan syakhsiyah Islam, dan ilmu kehidupan (saintek). Keterpaduan proses pendidikan berarti memadukan aspek afektif, kognitif, dan psikomotorik yang diramu dalam pembelajaran in-door dan out door. Lebih dari itu, keterpaduan peran stakeholder pendidikan yang dilakukan melalui kerjasama antara orang tua (rumah), sekolah, dan masyarakat,” katanya di Makassar (18/2/2019).

Kepala SDIT Makassar, Asriyani mengatakan, dalam membangun karakter unggul siswa yang berbasis aqidah Islam, SDIT Insantama menerapkan beberapa metode, antara lain metode Qiro’ati untuk pengajaran pembelajaran Al Quran dan Khitaban Fikriyan dan Talaqiyan Fikriyan dalam kegiatan belajar mengajar yang diperkaya dengan teknik Quantum Teaching, Quantum Learning dan Active Learning.

“siswa juga dibentuk jiwa kepemimpinan yang terintegrasi kegiatan belajar mengajar, ekspresi siswa dan kegiatan ekstrakurikuler untuk pembinaan kepribadian Islam melalui pekan Ta’aruf, Syaksiyah Islam, Fiqhun nisa, sholat berjamaah, Kepompong ramadhan. Untuk pembinaan life skill ada ekspresi renang, ekspresi cooking, Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH), Insantama Market Day (IMD) dan pembinaan prefesional skill seperti jurnalistik cilik, Science club dll, imbuhnya disela-sela proses belajar mengajar siswa, Senin (18/2/2019).

Keunggulan SDIT Insantama Makassar juga diapresiasi orang tua siswa. “kami yang pernah 3 tahun di Jepang tidak mudah mengembalikan kemampuan literasi anak-anak dari Bahasa Jepang ke Bahasa Indonesia, Bahasa Arab dan Bahasa Daerah. Di SDIT Insantama, kurikulum, guru dan lingkungan sekolah bisa mengkondisikannya, sehingga sesuatu yang sulit bagi kami ternyata mudah bagi mereka. kesyukuran kami bertambah dengan kemampuan mereka dalam hal pembentukan kepribadian Islam dan penguasaan dasar-dasar tsaqofah Islam,” ujar orang tua ssiwa, Dr. Eng. Arman Kamaruddin yang juga dosen PNUP.