Bupati Beberkan Capaian Pemerintahannya di Paripurna DPRD Soppeng

Reporter :
Editor : Muhammad Tohir

Online24,Soppeng-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Soppeng menggelar Rapat paripurna DPRD Dalam rangka penyerahan LKPJ Bupati Soppeng untuk 2018, Kamis, (28/03/2019).

Dalam Sambutannya Ketua DPRD Soppeng Andi Patappa Unga menyampaikan, rapat paripurna DPRD ini dilaksanakan dalam rangka mendengarkan Laporan Kegiatan Pertanggung Jawaban(LKPJ) pemerintah,”ini merupakan suatu kewajiban bagi pemerintah Daerah Untuk menyampaikan pertanggung jawaban setiap tahunnya kepada DPRD”Ujarnya.

Selanjutnya Bupati Soppeng H.A.Kaswadi Razak,SE menyampaikan dan memaparkan LKPJ secara umum, Pemerintah di Tahun 2018, yang berpedoman pada peraturan pemerintah nomor 3 tahun 2007 tentang laporan penyelenggara pemerintahan Daerah.

Dalam uraiannya, Bupati Soppeng memaparkan hasil pembangunan di Beberapa Sektor Diantaranya, pertanian, infrastruktur, Pendidikan dan Pariwisata.

Di bidang Pertanian, produksi padi pada tahun 2018 sebesar 338.933 ton atau mengalami peningkatan sebesar 309.816 ton, kemudian tanaman pangan lainnya yaitu jagung dan kedelai juga tetap diperhatikan. Di mana pada 2017 produksi jagung sebesar 84.759 ton dan pada tahun 2018 produksi jagung sebesar 94.837 ton atau ada peningkatan sebesar 11.89 persen, selain itu pada tahun 2018 jumlah produksi kedelai sebesar 523 ton, Lebih rendah di banding produksi di tahun 2017 yang sebesar 1.319 ton,”penurunan produksi ini di akibatkan oleh berkurangnya luas tanam akibat adanya regulasi dari pusat.”jelas Kaswadi.

Di sektor budaya’pemerintah daerah kab.soppeng di 2018 juga telah melaksanakan event yang bertaraf internasional” yaitu “festival budaya dan seminar internasional Lagaligo,”yang secara tidak langsung mengangkat nama kabupaten Soppeng dikancah internasional.

“Bidang pendidikan, angka partisipasi murni (APM) SMP dan sederajat pada 2018 sebesar 74.99 persen meningkat di banding 2017 yang sebesar 74.18 persen, angka putus sekolah SD dan sederajat pada 2018 sebesar 0.19 persen”Ujarnya.

“Sedang angka putus sekolah SMP dan sederajat pada 2018 sebesar 1.51 persen hal ini menunjukkan bahwa intervensi pemerintah dalam bidang pendidikan sudah membuahkan hasil yang cukup maksimal”Tambahnya.

Di bidang infrastruktur, Pada 2018 pemerintah daerah terus berusaha untuk meningkatkan kapasitas infrastruktur wilayah dengan memperbaiki kwalifikasi jalan dan jembatan serta merintis jalan baru untuk lokasi terpencil dan lokasi khusus diantaranya dengan pembangunan jalan lingkungan sepanjang 2.14 km, sedangkan rehabilitasi dan pemeliharaan jalan sepanjang 45.93 km, pembangunan jalan desa sepanjang 7.14 km sehingga total jalan yang dibangun Pada 2018 yaitu sepanjang 242.15 km.”sehingga total jalan yang di bangun selama 3 tahun kepemimpinan kami yaitu sepanjang 567.35 km.”paparnya.

Diakhir sambutannya Bupati Soppeng menyampaikan terima kasih kepada ketua Dan wakil ketua dan para Anggota DPRD atas kerja samanya selama ini.

Hadir dalam Rapat Paripurna penyampai LKPj tersebut Ketua DPRD beserta unsur pimpinan, Forkipimda Soppeng, Sekretaris Daerah Soppeng, Camat dan kades lurah se kabupaten Soppeng.