Belajar Kasus Diskualifikasi Haris Tappa di Gowa, DPRD Makassar Undur Agenda Reses

Editor : Andhika BD
Wahab Tahir
Wahab Tahir

Online24, Makassar – Kasus diskualifikasi yang menimpa Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gowa, Abdul Haris Tappa dari ajang Pileg 2019, menjadi perhatian khusus anggota Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kota Makassar.

Anggota DPRD Kota Makassar pun berencana mengundur agenda reses yang dijadwalkan berlangsung pada 8 April hingga 13 April mendatang. Kebijakan itu ditempuh guna menghindari dugaan dugaan pelanggaran serupa.

“Kasus Wakil Ketua DPRD Gowa yang juga Ketua PAN Gowa itu besar sekali hikmahnya bagi kami di Makassar. Sebenarnya kami (DPRD Makassar) rencana mau melaksanakan reses tanggal 8 Maret-13 April. Tapi, dengan adanya kasus yang menimpa saudara kami di Gowa, kemungkinan besar kami akan tunda reses di Makassar,” ungkap anggota Bamus DPRD Makasar, Abdul Wahab Tahir, saat ditemui di Kantor Bawaslu Makassar, Jalan Anggrek Raya, Jumat (5/4/2019).

Menurut Wahab, agenda reses punya potensi besar untuk melanggar larangan penggunaan fasilitas negara. Dirinya pun menegaskan akan mengusulkan penundaan reses tersebut.

“Potensi pelanggaran PKPU ada. Karena ada 2 item belanja reses yang memang harus dibelanjakan, yaitu belanja makan minum dan biaya transportasi. Itu kalau tidak dibelanjakan kita akan berhadapan dengan penyidik. Sekarang kalau kita belanjakan kita berpotensi didiskualifikasi (sebagai caleg). Makanya karena ada kasus di Gowa mendingan reses ditunda tanggal 21 April lebih aman. Lebih tepat kalau kita ulur,” tambahnya. (*)