Disaksikan Pimpinan KPK, Bupati Soppeng MoU Dengan Bank SulSelbar dan BPN

Reporter :
Editor : Muhammad Tohir

Online24,Soppeng-Bupati Soppeng H. A. Kaswadi Razak, SE melakukan penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerja Sama antara Pemerintah Daerah Se-Sulawesi Selatan dengan Bank Sulselbar dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Hotel Four Point Sheraton Makassar, Selasa (09/04/2019).

Penandatanganan ini disaksikan langsung Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan bersama Gubernur SulSel H.M. Nurdin Abdullah.

MoU dengan Bank Sulselbar dalam rangka meningkatkan pendapatan daerah yang diimplementasikan melalui aplikasi Pajak dan Retribusi secara Online.

Sementara Perjanjian Kerja Sama dengan BPN difokuskan pada Sertifikasi Tanah/Asset Pemerintah, Pengintegrasian data pertanahan dengan PBB Perkotaan/Perdesaan termasuk Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Penggunaan Data Zonasi Nilai Tanah, serta Pendaftaran Tanah Sistemik Lengkap.

Basaria Panjaitan, Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sambutan sekaligus arahannya mengatakan kegiatan ini sebagaimana tertuang dalam Rencana Aksi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi sesuai Perpres No. 54 Tahun 2018 yang meliputi: Perizinan dan Tata Niaga, Keuangan Negara, Penegakan Hukum dan Reformasi Birokrasi.

Dilaksanakannya pertemuan ini adalah untuk Pencegahan Korupsi melalui Optimalisasi Pendapatan Daerah dan Penertiban Aset Daerah, dengan melakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemda dgn Bank Sulselbar dan Badan Pertanahan Nasional.

“Upaya pencegahan akan lebih baik dibanding penindakan dan kami berharap di Sulselbar ini tdk dilakukan upaya penindakan terhadap kasus-kasus korupsi”Ujarnya.

Upaya yang paling jitu untuk pencegahan tindak pidana korupsi adalah dengan tranparansi, utamanya pada tata kelola keuangan dan perijinan.

“tidak boleh lagi ada Pungutan liar (pungli), saya minta polisi membantu memberantas pungli ini”Kata Basaria.

“Penegak hukum harus baik, karena kalau penegak hukum baik, maka pemerintah daerah dan masyarakat akan ikut baik pula. Disamping itu juga harus ada komitmen dari kepala daerah mengenai transparansi pengelolaan keuangan”Tambahnya.

Bupati Soppeng, H.A. Kaswadi Razak, SE sangat merespon baik dengan adanya Kerja Sama ini baik dengan Bank Sulselbar maupun dengan Badan Pertanahan Nasional, sebab kata dia hal tersebut dapat mengoptimalkan penerimaan daerah dengan sistem online sehingga kebocoran dapat diminimalisir. “Juga dapat mendorong tata kelola keuangan yang baik serta tertibnya aset pemerintah daerah”Tandasnya.