Ingin Kembalikan Kejayaan Sutra, Bupati Wajo Gandeng Perusahan Sutra Terbesar di Thailand

Reporter :
Editor : Muhammad Tohir

Online24,Wajo-Konsulat Jepang dan Perusahaan Sutra terbesar di Thailand Chui Thai Silk bertandang ke kabupaten wajo dan di sambut langsung Bupati Wajo dan Wakil Bupati Wajo dengan didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo, Kepala OPD terkait dan Staf Ahli , hadir pula mantan Bupati Wajo H. Andi Asmidin serta para pengusaha Sutra yang ada di Kabupaten Wajo, Rabu (24/04/2019).

Plt. Kepala Bappeda Andi P. Rukka, S.IP., M.Si sebagai pemandu acara sekaligus translator bahasa tamu dari Jepang dan Thailand, mengatakan kedatangan mereka intinya untuk berbagi ilmu dengan para tamu yang hadir mengenai persuteraan yang ada di Thailand, utamanya berbagi ilmu kepada para pengusaha sutra di Wajo.

“Kedatangan mereka sangat diapresiasi positif oleh para pengusaha sutra yang hadir, ini juga merupakan langkah sigap dari Dr. H. Amran Mahmud dan H. Amran, SE untuk mengembalikan kejayaan Sutra di Kabupaten Wajo”Ujarnya.

Andi P. Rukka juga menyampaikan kedatangan tamu dari Jepang dan Thailand ke Wajo ini juga dalam rangka mengunjungi persuteraan di Kabupaten Wajo dengan tujuan untuk membantu mengembalikan kejayaan sutra di Kabupaten Wajo.”Sutra tidak bisa dipisahkan dari masyarakat Wajo”Katanya.

Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud dalam sambutan penerimaannya menyampaikan, 10 bulan yang lalu pernah berkunjung ke Thailand di Chui Thai Silk, dan melihat pengelolaan persuteraan dari hulu sampai ke hilir, “perusahaan ini telah mempekerjakan sekitar 4 ribu tenaga kerja dan merupakan perusahan sutra swasta terbesar disana”Tutur Bupati.

Setelah dua bulan melakukan pendataan tentang persuteraan di Wajo masalah yang ditemukan adalah terkait bahan baku yang rata-rata di impor dari China, Bupati Wajo juga berharap kedepan wajo bisa merintis indukan sendiri tanpa harus mengimpor lagi, “kemarin juga dilakukan kunjungan ke Garut untuk bermitra dengan mereka dan mengusahakan masalah bahan baku industri bisa diatasi”Ujarnya.

“Saya kira ini mendukung salah satu program kami. yaitu pariwisata di Kabupaten Wajo, sehingga industri bisa berkembang pesat, karna ini memiliki multi efek yang besar dan bisa menggerakkan roda perekonomian kita.” Tambah Dr. H. Amran Mahmud.

Bupati Wajo berencana dalam waktu dekat akan menempatkan tenaga magang selama satu bulan di salah satu perusahaan sutra terbesar di Thailand dan juga berharap para pakar sutra nantinya bisa merisetkan telur yang cocok dengan kondisi alam Wajo.

sementara H.Amran, SE Wakil Bupati Wajo juga mengatakan Telah mendengar kendala dari para petani sutra di Wajo, baik dari masalah lahan juga dari masalah permodalan yang tentu perlu dipikirkan. “karna kerjasama dengan perbankan juga mutlak, sementara pakar persuteraan sudah hadir di tengah tengah kita, sehingga kita bisa action cepat.”ungkapnya.

pertemuan yang sekaligus jamuan makan malam dipasanggrahan tersebut dilanjutkan dengan perkenalan yang dipandu oleh Mr. Tani yang merupakan Konjen Jepang di Surabaya yang datang ke Kabupaten Wajo setelah di fasilitasi Gubernur Sulawesi Selatan.

Dalam kesempatan tersebut diperkenalkan Mr. Ando yang merupakan pengusaha yang mempunyai beberapa perusahaan textil sutra dan memiliki beberapa Pabrik di Jepang, Laos dan China, sementara Mr. Pilan merupakan salah satu presiden direktur textile pencelupan sutra yang sekaligus sebagai tekhnisi.

Para pengusaha Sutra luar negeri tersebut juga berbagi ilmu dengan para pengusaha sutra di Wajo, mereka menjelaskan tekhnik dan langkah yang mereka tempuh sehingga bisa berkembang dan maju di negara mereka, dijelaskan pula bagaimana petani-petani di daerah mereka rata rata memiliki mobil sendiri untuk mengangkut kokon mereka ke perusahaan.

Karena itu para pengusaha sutra ini tergerak ingin memajukan para petani dan pengusaha sutra di Wajo dengan berbagi ilmu tentang persutraan.( Humas Pemkab Wajo ).