Bupati Wajo Bakal tindaki kelompok Tani Fiktif dan Penyuluh malas

Reporter :
Editor : Muhammad Tohir

Online24,Wajo-Bupati Wajo Amran Mahmud menghadiri acara buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan kegiatan Safari Ramadhan Pemkab Wajo, Sabtu (19/5/2019) di Belawa.

Dalam kesempatan itu Bupati mengatakan Pemerintah Kabupaten Wajo mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan acara buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan kegiatan Safari Ramadhan Pemkab Wajo.

Dalam sambutannya Bupati juga menyampaikan jika perbaikan ruas jalan ongkoe akan masuk di anggaran perubahan 2019, juga akan mengganti jembatan macero di Ujungkessi di Tahun 2020 agar jarak tempuh lebih cepat.

Ruas jalan Sappa Anabanua lanjutnya akan berubah menjadi jalan provinsi, namun kata dia diusahakan agar dikerjakan ditahun 2020. “Sambil menunggu, diminta pemeliharaan jalan sampai terbangunnya jalan Provinsi nantinya, terkait pembangunan infrastruktur”Ujarnya.

Melalui Gemantik tambahnya ada target 671 masjid yang harus memiliki standar layak , dan yang paling utama tambahnya bagaimana memakmurkan Masjid, dengan 3 kegiatan yang ada dimasjid yakni TPA, MDA dan program tahfidz.

“Ada12 peserta yang kami utus mengikuti ToT At Taisir belajar cara cepat hafal Qur’an yang nantinya mengajar guru guru kita di desa dan kelurahan setempat,” ungkapnya.

“Kesemua ini akan menjadi tameng untuk anak anak terhindar dari penyakit sosial seperti Narkoba, jelasnya”Tambahnya.

Usai sambutan Bupati juga berdialog dengan masyarakat Belawa, dimana masyarakat melaporkan banyaknya kelompok tani fiktif dan juga masalah (PPL) penyuluh pertanian lapangan yang tidak bertugas.

Menerima laporan tersebut Bupati Wajo menegaskan akan menindaki kelompok tani fiktif dan PPL yang malas turun memberikan penyuluhan ke masyarakat, “akan ada tim yang menangani hal ini”Tegasnya.

Selain itu masyarakat Belawa juga mengeluhkan kondisi sekitar Belawa yang banyak sampah berserakan dan tidak ada mobil yang mengangkut kontainer sampah.

Keluhan tersebutpun langsung direspon Bupati Wajo dengan menugaskan DLH untuk menindaklanjuti masalah sampah tersebut.

Turut hadir Wakil Bupati Wajo, Sekretarais Daerah Kabupaten Wajo, Camat Belawa, Tim safari Ramadhan Pemkab Wajo, Forkompinda, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, majelis taklim, dan Kades se Kecamatan Belawa.