Diduga Lakukan Diskriminasi Cinema XXI Akan Dituntut

Editor : Muh. Idris

Online24jam,Makassar – Produser Film layar lebar The Lawyers (Pokrol Bambu), Erwin Kallo dalam jumpa persnya mengatakan akan menggugat manajemen Cinema XXI di seluruh Indonesia lantaran terindikasi bermain kartel dalam dunia perfilm nasional.

Pernyataan itu dilontarkan Erwin Kallo saat diskusi Panel bersama Artis Ibukota “The Lawyer-Pokrol Bambu” di redaksi Harian FAJAR. Dalam keterangannya, Erwin menyatakan, Cinema XXI sudah keterlaluan memperlakukan film-film nasional.

“ini jelas ada permainan. Film kami baru tayang dua hari di Surabaya dan Palembang tapi layarnya sudah diturunkan. Teman saya banyak yang protes, ada apa ini. Kita baru mau nonton filmnyaudah tidak ada,” kata Erwin.

Seperti diketahui, Erwin selain Ketua Dewan Kesenian Makassar (DKM), ia juga merupakan pengacara asli. Bukan hanya di film The Lawyers. Untuk itu ia merasa perlu menyoroti ketidakadilan perlakuan film di tanah air kita. Salah satunya kata dia, perlu regulasi film nasional mendapat jam tayang yang layak di bioskop.

“Di Malaysia film nasional wajib tayang minimal sepekan di layar. Ada atau tidak penontonnya harus begitu. Di sini kita didiskriminasi. Apalagi kalau film lokal,” ungkap Erwin.

Tidak hanya itu, bahkan Erwin mengancam akan membuat bioskop tandingan. Jika pihak XXI masih berlaku tidak adil.