Eksekusi Berjalan Lancar, Pemilik Malah Beri Akses 1 Meter Kepada Tergugat

Editor : Muh. Idris

Online24jam, Makassar, – Akhirnya Pengadilan Negeri Makassar menunaikan tugasnya terkait putusan pengadilan atas sengketa lahan di Jalan Aroepala Kelurahan Kassi Kassi Kecamatan Rappocini, Rabu (4/7).

Sebelumnya eksekusi berjalan lancar saat petugas eksekusi membongkar ruko samping pemilik Warkop Pojok, selaku yang bermohon. Namun tiba-tiba begitu tim eksekusi lahan hendak membongkar ruko lainnya, pemilik ruko pun bereaksi dan menimbulkan perlawanan.

“Kami tidak terima rumah kami dibongkar, mereka itu cuma pendatang. Kami disini sudah sejak lama tinggal.” celoteh salah seorang ibu keluarga tergugat.

Namun aksi tersebut berhasil direda oleh petugas kepolisian Kepolisian Sekta Rappocini yang ikut mengamankan situasi.

Suasana pengamanan saat eksekusi lahan di jln. Hertasning,Kamis (4/7).

Sebagaimana diketahui eksekusi pengosongan lahan sesuai putusan Pengadilan Makassar No 17/Pdt.G/2016/PN Makassar tanggal 19 Januari 20170,Jo Putusan Pengadilan Tinggi Makassar, No 366/PDT/2017 tanggal 27 November 2017. Dalam perkara perdata antara Hj Sitti.Hadrah (pemilik warkop pojok) penggugat I dan H Rahmat (pemilik warkop pojok) Penggugat II dengan Hamsah Dg Lallo sebagai (tergugat).

Namun keberatan pihak tergugat Hamsah Dg. Lallo menyayangkan jika depan rumahnya ditutup full oleh pemilik lahan. Pasalnya mereka mengaku tidak ada jalan keluar dari rumah mereka nantinya.

“Bagaimana ki mau keluar kalau ditutup semua. Saya ini bekerja menambal ban didepan rumah. Tapi.kalau sudah ditutup seperti ini, jalan masuk kerumah pun sulit.” keluhnya.

Namun berkat negosiasi yang kembali dilakukan, akhirnya proses eksekusi yang dipimpin, Suhabi, pihak Pengadilan Negeri Makassar tersebut memberi sedikit ruang untuk akses jalan selebar 1 meter. Atas ijin pemilik lahan H. Rahmat.