NA Lepas 455 Jamaah Calon Haji Kloter Embarkasi Makassar

Editor : Asri Muhammad
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, saat melepas Jamaah Calon Haji Embarkasi Makassar di Asarama Haji Sudiang, Makassar, Minggu (7/7). (foto : Dok. Humas Pemprov)
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, saat melepas Jamaah Calon Haji Embarkasi Makassar di Asarama Haji Sudiang, Makassar, Minggu (7/7). (foto : Dok. Humas Pemprov)

Online24, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah melepas secara resmi jamaah calon haji Kloter Pertama Embarkasi Makassar, di Asrama Haji Sudiang, Minggu (7/7).

“Saya sebagai pemerintah mengucapkan selamat jalan dan selamat beribadah. Dan semoga membawa nama baik Sulawesi Selatan. Dengan ini saya nyatakan jamaah haji kloter pertama dilepaskan,” kata Nurdin Abdullah, dalam sambutannya.

Pelepasan 455 orang jamaah haji Indonesia asal Kota Makassar ini disertai dengan pesan dan harapan dari Nurdin Abdullah.

“Saya juga berharap jangan kita berebutan untuk mendapatkan kursi yang didepan. Semua yang ada di Mekah ada juga di Makassar. Jadi konsep beribadah, kurangi berbelanja karena itu akan menghabiskan uang kita,” pesannya.

Salah satu Jamaah Calon Haji Embarkasi Makassar. (foto : Dok. Humas Pemprov)

Ia mengatakan, keberangkatan ini adalah panggilan Allah. Ini adalah jamaah haji yang paling akrab dan dikawal dengan baik, mulai dari berangkat sampai pulang dengan selamat di rumah masing-masing.

“Segala mukjizat kita akan temukan di Mekah, yang punya penyakit mungkin di Indonesia tidak bisa sembuh, tapi dengan meminum air zamzam Alhamdulillah sembuh hasil dari mukjizat dari Allah SWT,” tuturnya.

Ia mengajak seluruh calon jamaah haji kloter pertama asal Kota Makassar ini agar mendoakan pemimpin.

“Mari kita mendoakan pemerintah kita, mendoakan pemimpin kita, semoga bisa menjalankan amanah dengan baik,” imbuhnya.

Turut hadir Kakanwil Kemenag Sulsel, Anggota DPR RI Dapil Sulsel II, serta perwakilan Kementrian Kesehatan RI.

Untuk tahun ini, embarkasi Makassar memberangkatkan 18.171 jamaah yang terbagi dalam 40 Kloter yang tersebar di 8 provinsi di wilayah Indonesia Timur,diantaranya Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

Jangan Lewatkan Berita Terbaru lainnya
Ikuti Online24jam.com di social Media Kamu