Tidak Lolos Pada Sistem Zonasi Sekolah Sejumlah Siswa Datangi Kantor Walikota Makassar

Editor : Muh. Idris

Online24jam, Makassar – Puluhan siswi yang tidak lolos pada pendaftaran sistem zonasi sekolah beberapa waktu lalu, kini mendatangi kantor Walikota Makassar, (26/7).

Dalam aksinya mereka menanyakan tentang kebijakan tersebut yang masih simpang siur dan dinilai bertentangan dengan Undang-Undang Pendidikan Nasional No. 2 Tahun 1989, Wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun. Dan Permendikbud No. 51 Tahun 2018 tentang sistem zonasi.

Dalam orasinya yang didampingi oleh Organisasi Pergerakan Mahasiswa (OPM) mengatakan selama 3 tahun belakangan ini belum mampu memberikan solusi yang konkrit dalam dunia pendidikan karena masih ribuan setiap tahun anak-anak yang tinggal di kepulauan yang tidak tertampung sebagai contoh di Kecamatan Makassar, Kecamatan Wajo, Kecamatan Panakukang dan kecamatan Sangkarrang & kepulauan yang tidak memeliki SMA Negeri.

Sejumlah siswa yang tidak lolos dalam sistim zonasi sekolah.P

Olehnya itu mereka mendesak P] Walikota Makassar agar mencopot kadis pendidikan Kota Makassar. Dan meminta agar penerapan Zonasi 50%, akademik 30%, dan prasejahtera ataupun inklusi 20%.

“Kami minta agar Walikota Makassar mencopot kadis pendidikan Kota Makassar. Dan copot kepala sekolah yang terbukti membiarkan kursi kelas VII kosong. Karena dinilai dapat menimbulkan kongkalikong.” Saat orasi Jendlap OPM.