Dosen UNHAS Latih Siswa dan Guru SMA 13 Bone Ukur Emisi Gas Kendaraan Bermotor

Editor : Muhammad Tohir

Online24, Bone – sebanyak 30 siswa serta staf pengajar SMA Negeri 13 Bone mengikuti pelatihan emisi gas kendaraan bermotor yang dilaksanakan Tim Pengabdian Masyarakat Departemen Kimia Fakultas MIPA Universitas Hasanuddin (Unhas) di Aula SMA 13 Bone, Kabupaten Bone, Sabtu (20/7).

Kegiatan ini dibuka Kepala SMA Negeri 13 Bone Harmawangsyah H.,S., M.Pd, dalam kesempatan itu juga diperkenalkan anggota tim pengabdian terdiri Prof. Dr. Abd. Wahid Wahab, M.Sc, Dr. Nursiah La Nafie, M.Sc, Drs. L. Musa Ramang, M.Si, Dr. Abdul Karim, M.Si, Dr. Yusafir Hala, M.Si dan Drs. Fredryk Welliam Mandey, M.Sc., PhD dan 3 orang mahasiswa.

Mengawali pemaparannya Dosen Unhasa Prof Dr Wahid Wahab mengakatakan ,pelatihan tersebut sangat penting karena selain memberikan informasi kepada siswa dan guru SMA Negeri 13 Bone tentang bahaya emisi gas buang yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor, juga untuk memperkenalkan alat Portable Emission Analyzer PEM-9004, alat untuk mengukur emisi gas buang, terutama emisi gas karbon monoksida (CO), karbon dioksida (CO2) dan nitrogen oksida (NOx).

Prof. Wahid juga menjelaskan, salah satu kewajiban dosen-dosen adalah menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi, dilanjutkan dengan pemaparan tentang bahaya gas CO, CO2 dan NOx.

“Emisi gas CO yang melebihi kadar normal dapat menyebabkan terjadinya peningkatan Carboxy haemoglobin (CO-Hb) yaitu CO bisa bereaksi dengan hemoglobin darah dalam tubuh kita. Akibatnya fungsi hemoglobin yang semula membawa oksigen ke seluruh sel-sel tubuh terhalangi, sehingga dapat menyebabkan keracunan dan sesak nafas bahkan dapat mengakibatkan kematian sel jika jumlah gas CO yang masuk ke dalam tubuh tersebut melebihi nilai ambang batas.” Papar Prof. Wahid Waha yang juga Ketua Tim Pengadian Masyarakat Unhas dari Fakultas MIPA.

Pada pelaksanaan Pelatihan nampak para Siswa maupun Guru sangat antusias mengikuti pelatihan ini, karena selain pemaparan tentang bahaya emisi gas buang, para siswa juga diajarkan bagaimana penggunaan alat PEM-9004 dalam mengukur emisi gas buang yang dihasilkan oleh kendaraan motor mereka sehingga mereka bersemangat dan termotivasi untuk belajar kimia.