Kenapa Soppeng menggeliat? Ini pandangan Nurmal Idrus

Editor : AS
Taman Kalong Kabupaten Soppeng
Taman Kalong Kabupaten Soppeng

Soppeng : Tak banyak daerah dengan pemimpin inovatif di tengah keterbatasan kemampuan sumber daya alam daerahnya. Kebanyak malah berpasrah dan menunggu segala pemenuhan kebutuhan daerahnya lewat dana transfer pusat.
Kabupaten Soppeng menjadi salah satu daerah yang bisa dicontoh bagaimana peran seorang pemimpin bisa mengubah kerbatasan daerahnya menjadi sebuah kekuatan. Adalah Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak yang punya banyak cara untuk tetap mempertahankan level kondisi ekonomi daerahnya tetap dikondisi terbaik.
Dalam 3 tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Soppeng terus menanjak hingga di tahun 2018 menyentuh angka di atas 8 persen. Sebuah pencapaian yang mencengangkan karena siapapun tahu Soppeng tak punya sumber alam melimpah seperti Luwu Timur yang dianugerahi tambang nikel tak habis.
Cara AKAR, begitu Andi Kaswadi Razak biasa disapa, dalam terus mendorong pertumbuhan ekonominya ternyata tak biasa. Dia melawan keterbatasan itu dengan menemukan banyak cara agar perputaran uang tetap dinamis di daerah ini. Ia memberikan seluas-luasnya kesempatan untuk investor menanamkan modalnya. Maka dalam 3 tahun terakhir, banyak bermunculan usaha-usaha baru, mulai dari cafe, hotel, restoran, perkebunan, peternakan, pariwisata dan juga terutana pertanian yang selama ini menjadi kekuatan utamanya.
Kini, uang mengalir deras masuk Soppeng. Uang berputar di daerah ini dan kemudian melahirkan efek domino yang dahsyat. Efek paling terasa adalah makin terbukanya lapangan kerja dan mengurangi pengangguran.
Selain itu, ada cara lain yang ditempuhnya. Yaitu dengan menggelar banyak event di Soppeng. Baru-baru ini, ia menggelar Kejuaraan Motocros yang dihadiri ribuan penonton. Selama 4 hari, ratusan pengunjung dari luar daerah yang terdiri dari raider dan tim pendukungnya bermalam di Soppeng. Mereka memenuhi puluhan penginapan dan hotel sehingga nyaris tak termuat. Rumah makan dan cafe-cafe dilaporan full pengunjung. Kawasan PK5 di seputaran Masjid Agung, ketiban rezeki nomplok. Tak berhenti disitu, puluhan rumah penduduk di seputar arena balap di BTN Lasetan, disewa tim balap.
Kegiatan itu hanya berselang beberapa hari dari penyelenggaran One Day DX Trail di Tajuncu yang diikuti lebih dari 1.000 rider. Agar kondisi perekonomian terus bergulir, Pemkab Soppeng juga terus membuka diri bagi organisasi yang ingin melaksanakan musyawarah daerah atau rapat kerja.
Apa yang dilakukan AKAR itu kini telah mengubah keseluruhan wajah Soppeng terutama Ibukota Watansoppeng. Kota ini dulu terkenal dengan kota yang tertidur. Kini, menggeliat menjadi salah satu kota termaju di Sulsel. Dengan komitmen teguh yang dimiliki pemimpin, maka sesungguhnya menjadi kunci sukses kemajuan sebuah daerah.

Nurmal Idrus

Kordinator Komunitas soppeng BERANI