Pertama di luar Jawa, Ketua OSIS tanpa tes masuk UNM

Editor : AS

Online24, Makassar – Universitas Negeri Makassar (UNM) semakin memperlihatkan diri sebagai kampus yang peduli terhadap siswa terpelajar dan memiliki bakat. Setelah melalui jalur mandiri, siswa penghafal tanfiz dan jalur prestasi kini kampus yang bergelar kampus orange tersebut  bakal membuka jalur baru penerimaan khusus bagi Jalur Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA dan SMK di Sulawesi Selatan.

Rencana pembukaan jalur baru itu terungkap saat Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo melakukan audiensi dengan Rektor UNM, Prof Dr Husain Syam di Lantai 7 Menara Pinisi UNM, Senin, 12 Agustus petang. Dalam kunjungannya, Irman didampingi beberapa staf Dinas Pendidikan Sulsel. “UNM siap menerima Ketua OSIS SMA dan SMK tanpa tes. Apalagi kompetensi akademik, karakter, dan leadership menjadi persyaratan utama bagi calon ketua OSIS di setiap sekolah,” kata rektor.

Prof Husain mengatakan sejauh ini beberapa kampus di Jawa sudah membuka jalur khusus Ketua OSIS itu. Hanya memang kuotanya terbatas. Di Sulawesi Selatan, kemungkinan baru bisa dibuka 2020 mendatang setelah Dinas Pendidikan merancang khusus proses seleksi dan pemilihan Ketua OSIS yang lebih berkualitas. Sebelumnya Irman Yasin Limpo melaporkan kepada rektor gagasannya melakukan pemilihan ketua OSIS di Sulsel secara serentak di 1.200 lebih SMA dan SMK di Sulsel. Pola pemilihan Ketua OSIS yang baru ini agak mirip dengan pemilu legislatif yang digelar Komisi Pemilihan Umum. Menurut Irman, pada pemilihan ketua OSIS yang disingkat Pilketos itu dibentuk panitia pemilihan yang berasal dari perwakilan kelas. Masing-masing kelas lalu mengajukan calon. Selain pelaksana, juga dibentuk pengawas dan lembaga semacam mahkamah konstitusi. Mahkamah Konstitusi ini berasal dari pengawas sekolah, guru BK, guru Pembina OSIS dan mantan Ketua OSIS di sekolah bersangkutan,  “Insya Allah pemilihan ketua OSIS serentak ini akan melahirkan generasi-generasi berkualitas yang memiliki leadership kuat,” kata Irman. Humas UNM Burhanuddin, melaporkan.