Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan, Ini Deretan Prestasi Dinas Pendidikan Luwu Utara

Editor : Andhika BD

Online24, Makassar – Sekjen Kementerian Pendidikan RI, Didik Suhardi, Anggota VI BPK RI, Harry Azhar, dan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah meminta kepala daerah se Sulsel untuk memberikan perhatian lebih pada peningkatan akses dan mutu pendidikan.

Hal itu disampaikan pada Rakor Peningkatan Akses dan Peningkatan Mutu Pendidikan di Provinsi Sulsel, yang berlangsung di Sandeq Ballroom Claro Hotel Makassar, Senin (19/8) lalu.

“Mutu pendidikan saat ini bukan lagi soal kepintaran, tapi kesejahteraan. Koordinasi Kementerian Pendidikan, Pemprov, dan Kabupaten/Kota untuk mewujudkan mutu ini. PR kita adalah bagaimana menciptakan SDM yang unggul, kunci menuju kesejahteraan ini, tidak ada jalan lain selain pendidikan. Untuk kepala daerah agar memberikan perhatian lebih,” kata Harry.

Senada, Didik Suhardi selaku Sekjen Kementerian Pendidikan RI menutrkan, pendidikan menjadi tanggungjawab bersama. “Inilah yang menjadi tanggung jawab kita bersama, kita ingin menciptakan pendidikan yang berkualitas
dan salah satu upaya yang sudah dilakukan dengan kebijakan zonasi pendidikan dengan tujuan mempercepat pelaksanaan kualitas pendidikan, dan pemerataan kualitas pendidikan akan segera kita wujudkan,”
terang Didik.

Hal yang juga menjadi perhatian Gubernur NA terkait zonasi, kuncinya adalah bagaimana menghadirkan kepala sekolah yang punya keberanian untuk menjadikan sekolah tersebut favorit. “Sehingga tidak menjadi pilihan tantangan bagi pemda, zonasi hadir supaya mengurangi kendaraan lalulalang. PR kita adalah membangun akses jalan kaki. Kota Makassar 2020 kita fokus menghadirkan akses pejalan kaki. Yang lain klo kita bicara soal akses masoh banyak daerah kita yang terpencil,bupati/wali kota mari bersama membangun akses menuju pendidikan yang bermutu,” pinta NA.

Sementara itu, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani yang juga hadir pada Rakor tersebut menyatakan memberi dukungan penuh terhadap pembangunan pendidikan yang berkualitas secara merata dan menyeluruh. Termasuk di wilayah yang Ia pimpin, Luwu Utara.

Melalui Kadis Pendidikan, Jasrum membeberkan pelbagai upaya yang telah dilakukan terkait peningkatan akses dan mutu pendidikan. Tidak tanggung-tanggung, upaya tersebut mendapat apresiasi. Berikut penghargaan yang ditorehkan Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Utara:

1. Penghargaan dari Kemenpan & RB tentang inovasi pelayanan publik Distribusi Guru Proporsional (DGP) tahun 2015
2. Penghargaan dari LPMP tentang sepuluh Kab./Kota kreatif dalam pelaksanaan program pemetaan mutu pendidikan (PMP) di Sulsel tahun 2016 dan 2017
3. Penghargaan dari Kemendikbud tentang komitmen dalam upaya peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan tahun 2017
4. Penghargaan dari Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LP2KS) Solo tentang komitmen implementasi Peremendikbud nomor 28 tahun 2010 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah tahun 2017
5. Peringkat I nilai Uji Kompetensi Guru (UKG) Se-Sulsel tahun 2017
6. Deklarasi guru jujur pertama di Sulawesi Selatan tahun 2018

7. Lomba inovasi pelayanan publik di KemenPANRB dengan judul Sarjana Mengajar di wilayah terpencil tahun 2018

8. Piagam penghargaan dari LPPPTK tentang penyelenggaraan pelaksanaan pelatihan kurikulum K13 tahun 2018
9. Piagam penghargaan dari KepemenPANRB tentang Inovasi Pelayanan Publik (DGP) sebagai peserta UNPSA 2019. (*)