Di Hadapan mahasiswa University Of Tokyo, Akbar bicara tentang oligarki politik Indonesia

Editor : AS

Online24, Tokyo – Anggota DPR RI Akbar Faisal mendapat giliran memaparkan kondisi demokrasi dan partai politik Indonesia di The University Of Tokyo Kamis 22 Agustus 2019. Akbar mengupas tentang partai politik di Indonesia.

Kritik Akbar Faisal terhadap partai politik melalui Oligarki Politik terhadap jabatan publik ia paparkan di hadapan mahasiwa dan dosen di Jepang. Akbar memang pantas dan cukup memahami kondisi politik di Indonesia mengingat Akbar, telah berkecimpung dalam partai politik bukan hanya di Partai Nasdem. Sebelumnya, Akbar pernah menjadi kader Partao Demokrat, Partai Hanura serta Partai Nasdem. Selain itu, pergaulan Akbar bersama tokoh partai politik lain, seperti Bambang Soesetyo, Fahrie Hamzah serta sederet tokoh partai politik lainnya di DPR, membuat AF lebih paham kondisi politik di Indonesia.

Di hadapan peserta seminar, Akbar memaparkan kondisi saat ini partai politik di Indonesia yang cenderung merekrut kader bukan lagi berdasarkan kapasitas tetapi finansial dan ketokohan. Sehingga lanjut Akbar, partai akhirnya memiliki ketergantungan besar terhadap dana elit.  Selain itu, politik dinasti yang sudah seharusnya mulai menurun pada pemilu yang baru saja berlangsung, Akbar menilainya politik dinasti malah semakin berkembang, semisal istri bupati, keponakan serta anak bupati ikut mencalonkan diri sebagai anggota dewan.