KPK : Menpora Jadi Tersangka Kasus KONI

Editor : Asri Muhammad
Presiden Joko Widodo berjabat tangan dengan Menpora Imam Nahrawi (kedua kiri) disaksikan Menko PMK Puan Maharani (kiri) saat  pembukaan Asian Games 2018   di Stadion Utama Gelora Bung karno , Senayan, Jakarta, Sabtu (18/8). INASGOC/Wahyudin/pras/18.
Presiden Joko Widodo berjabat tangan dengan Menpora Imam Nahrawi (kedua kiri) disaksikan Menko PMK Puan Maharani (kiri) saat pembukaan Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung karno , Senayan, Jakarta, Sabtu (18/8). INASGOC/Wahyudin/pras/18.

Online24, Makassar – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Imam Nahrawi, telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait dana hibah KONI oleh KPK. Penetepan ini disampaikan langsung oleh Wakil Ketua KPK Alexander Marwata.

“Dalam penyidikan tersebut ditetapkan 2 orang tersangka, yaitu IMR (Imam Nahrawi) dan MIU (Miftahul Ulum),” ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (18/9/2019).

Sekedar diketahui, Miftahu adalah asisten pribadi Imam dan telah ditahan KPK awal bulan ini.

Kasus ini merupakan pengembangan kasus dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK. Pada kasus awal, KPK menjerat 5 tersangka, yaitu Ending Fuad Hamidy, Johnny E Awuy, Mulyana, Adhi Purnomo, dan Eko Triyanto.

Ending dijerat dalam jabatannya sebagai Sekjen KONI, sedangkan Johnny sebagai Bendahara Umum KONI. Baik Ending maupun Johnny telah divonis bersalah dalam pengadilan, dengan hukuman 2 tahun 8 bulan penjara bagi Ending dan 1 tahun 8 bulan penjara bagi Johnny.

Sedangkan 3 orang lainnya, yaitu Mulyana, Adhi Purnomo, dan Eko Triyanto, masih menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Jangan Lewatkan Berita Terbaru lainnya
Ikuti Online24jam.com di social Media Kamu