Bantimurung Jadi ASEAN Heritage Park, Amirullah Ucapkan Selamat

Editor : Asri Muhammad

Online24, Maros – Kawasan wisata Bantimurung Kabupaten Maros baru saja mendapat pengakuan dunia sebagai ASEAN Heritage Park di Laos 21-25 Oktober 2019.

Ini membuktikan bahwa Kabupaten Maros sebagai salah satu kawasan peradaban yang penting bagi Indonesia. Apa yang didapatkan oleh Maros mendapat apresiasi dari Amirullah Nur Seanaong, mantan anggota DPRD Maros yang kini akan maju sebagai calon Bupati Maros 2020. “Ini bukti bahwa Maros itu memiliki peradaban dunia, bukan hanya Indonesia,” ujar Amir melalui pesan WhatsApp nya, Selasa (29/10).

Seperti diketahui, pada acara Sixth ASEAN Heritage Park Confrence yang berlangsung di Laos 21-25 Oktober 2019, Director Of ASEAN centre For Biodiversity mengganjar kawasan Bantimurung sebagai kawasan perlindungan terpilih di ASEAN yang memiliki flora dan fauna di Asia Tenggara. Ini merupakan penghargaan tertinggi untuk kategori kawasan perlindungan yang memiliki keberagaman hayati dan ekosistem yang indah.

Di Maros lanjut Amir yang juga berasal dari kawasan Bantimurung, bahwa wilayahnya tersebut memang pantas mendapat penghargaan atay pengakuan dunia sebab Maros memang terkenal dengan sejarah peradabannya. Bukan hanya Bantimurung yang terdapat kupu kupu dan air terjunnya tetapi di bagian bawah atau perut bumi Maros terdapat sejumlah peninggalan peradaban yang penting bagi Indonesia.

“Kami mempunyai kawasan karzt terluas di dunia setelah China, Maros memiliki kawasan wisata yang tak kalah elok dibanding kawasan lainnya” jelas Amir yang juga ketua DPC Demokrat Maros.

Jadi lanjut Amir, dirinya tak kaget jika Bantimurung mendapat pengakuan dunia yang diserahkan oleh director of ASEAN centre Dr. Theresa Mundita S.lim. Pada saat penyerangan itu juga dihadiri oleh lokal community dari Desa Pattanyamang Maros, Nurhidayah.