JaDI Sulsel Gelar Workshop Sehari Bertema “Updrading Skill and Self Improvement”

Editor : Andhika BD

Online24, Makassar – Revolusi digital telah mentransformasi wajah masyarakat global, dimana teknologi modern telah menjadi bagian dari hidup sehari-hari. Seiring dengan munculnya teknologi jaringan terbaru termasuk 5G dan ruang untuk belajar dan berjejaring makin luas. Sumber informasi dan sarana belajar, Bisa menjadi sarana dalam melihat pasar secara lebih luas melalaui produknya, Menumbuhkan semangat kewirausahaan.

Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Sulawesi Selatan bekerjasama dengan Cambrige English College mengelar kegiatan workshop sehari Updrading Skill and Self Improvement, Selasa (5/11/19), dikantor JaDI Sulsel.

Kegiatan ini untuk meningkatkan keilmuan dan keterampilan untuk generasi muda dengan penguasahaan bahasa Inggris dan teknologi informasi. Tantangan saat ini, adalah orang makin candu menggunakan gadget ditengan informasi yang ibarat Tsunami tidak terkendali.

“Tujuan kegiatan ini agar generasi muda tidak ditaklukkan lagi oleh Gadget, tapi mereka yang harus memandu diri menggunakan gedget dengan sebagai jendela pengetahuan. Mengapa kami tekankan bahasa Inggris karena diera industri digital ini menjadi kebutuhan pokok,” kata Kamrida.

Dalam kegiatan ini, peserta dari mahasiswa berbagai kampus dipandu oleh dua pemateri yakni Dr. Kamrida Habe dan Mardiana Rusli transfer ilmua tidak hanya pengetahuan saja. Tetapi diawal kegiatan ditekankan pada hard Skill dan Soft Skill. Hard Skill keterampilan menulis dan praktek bahasa Inggris. Soft Skill adalah menumbuhkan minat, berkomitme dan menjaga mentalitas.

Mardiana Rusli, Ketua presidium JaDi Sulsel, pilihan peningkatan skill khusus bahasa Inggris karena bahasa Inggris memiliki peranan vital dalam semua aspek kehidupan khususnya dalam sain dan teknologi. “ Di era digital bahasa inggris bertindak sebagai sarana komunikasi global, kita bekali kemampuan berbahasa inggris dan memandu penggunaan gadget tepat guna, “ kata Ana sapaan akrab Mardiana Rusli.

Para peserta kemudian menginisiasi dan mendeklarasikan membentuk komunitas bernama Sara’bba JaDI (Sarang Belajar JaDI ). Makna filosofisnya tempat belajar menimbah ilmu bagi generasi muda Jaringan Demokrasi Indonesia. Nantinya akan dibuat kelas-kelas peningkatan kapasitas keterampilan dan pengetahuan tentang politik dan demokrasi. (*)