Talkshow Anti Money Laundering BI Angkat Isu Global Tindak Pidana Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme

Editor : Muh. Idris

Online24jam, Makassar, – Dalam mendukung pencegahan tindak pencucian uang, dan pendanaan terorisme, Bank Indonesia (BI) menggelar Talkshow bersama sejumlah stakeholder di gedung BI perwakilan Sulsel, Jumat (10-01-2020). Siang.

Hal ini dilakukan sebagai wujud strategi, pemenuhan standar atau prinsip Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT), baik secara nasional maupun internasional.

Kegiatan ini digelar bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dengan mengangkat tema “Isu Global Tindak Pidana Pencucian Uang di Era Ekonomi Digital”.

BI juga melakukan peningkatan awareness publik dan penyelenggara terkait risiko Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme (TPPT), serta peningkatan koordinasi/kerja sama antar lembaga.

“Kuncinya adalah koordinasi sinergitas semua pihak termasuk Wartawan yang bisa mengawal dengan baik tentunya kita bisa mengharapkan perekonomian Indonesia terkhusus Sulsel tumbuh dengan baik dan masyarakatnya sejahtera.” ujar Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan (KP) Sulsel, Bambang Kusmiarso mengawali sambutannya.

Seiring dengan perekonomian yang terus bertumbuh, teknologi juga mengalami kemajuan pesat digitalisasi ekonomi turut membawa potensi risiko dimana transaksi keuangan dapat dilakukan untuk tujuan ilegal, seperti pendanaan terorisme dan pencucian uang (money laundering) yang secara langsung mengancam stabilitas ekonomi.

Sementara itu, hadir sebagai keynote Speech Dian Ediana Rae yang merupakan Wakil Ketua PPATK mengatakan,

“Untuk mengatasi pencucian uang perlu sinergi antara pemangku kepentingan termasuk regulator, aparat penegak hukum, kepolisian, bea cukai, dan penyedia jasa keuangan, selain itu perlu ada transformasi untuk meningkatkan governance sekaligus transparansi dan Inovasi dengan tetap menekankan pada aspek governance dan transparansi yang terjaga, ” jelas Dian.

[fbcomments]