“Ini Pak Habibie Ya?” Sapa NA Saat Bertemu Chaerul Si Pembuat Pesawat

Editor : Muh. Idris

Online24jam, Makassar, – Bagai ketiban durian runtuh, Chaerul si pembuat pesawat asal Pinrang diundang secara marathon oleh petinggi Pemerintah Provinsi.

Chaerul diundang khusus pertama oleh Wakil Gubernur, Andi Sudirman Sulaiman di Rujab Wagub di Jln. Yusuf Dg. Ngawing, Jumat (17-01-2020).

Andi Sudirman Sulaiman mengatakan sangat mengapresiasi hasil karya Chaerul begitu mendengar berita keberhasilan pesawat Ultralight buatannya.

“pertama kami panggil kita ingin tahu apa sebenarnya harapannya, dan harapannya agar mendapat dukungan dan pengembangan berikutnya kepada pemerintah pusat untuk membuat skala industri.” ujar Andi Sudirman.

Lebih lanjut disebutkan pemprov akan menunggu bagaimana respon dari pemerintah pusat. Untuk lisensi dan ke depan komitmen atau ijin dari mentri sangat diharapkan.

Chaerul si pembuat pesawat rakitan saat bertemu Wakil Guvernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

Bertemu Gubernur Nurdin Abdullah

Dihari yang sama Chaerul juga diundang santap siang bersama dengan Gubernur Nurdin Abdullah. Di Sunachi Hotel Claro. Dalam pertemuan itu NA sempat menyapa Chaerul dengan menyebut “Pak Habibie”.

“Ini pak Habibie ya?” sapa NA disambut tawa para undangan.

“Bagus ini kalau tiba-tiba jadi industri. Siapatau Booming, ” ujar NA.

“tapi saya mau harus ditraining dulu lihat proses pembuatan pesawat supaya terukur. Karena ini baru temuan, kita harap ini bisa berkembang lagi.” Lanjut Mantan Bupati Bantaeng ini.

Sementara Bupati Pinrang, H.A.Irwan Hamid, mengatakan akan meminta Chaerul untuk dibuatkan proposal apa saja kebutuhannya untuk mengembangkan karyanya itu.

Chaerul memaparkan dihadapan petinggi sulsel itu, bahwa dari awal ia memang bercita-cita ingin merakit sebuah pesawat karena penasaran dengan alat transportasi itu. Dengan modal 30 juta rakitannya ternyata berhasil.

“Dari awal saya memang sudah yakin kalau ini (pesawatnya) bisa terbang.” ujar ayah 5 orang anak ini.

Meski awalnya juga jadi bahan tertawaan karena warga tidak yakin pesawatnya bisa terbang. Dan berkat bantuan tetangganya yusuf dan wawan, pesawat mereka pun bisa mengudara.

[fbcomments]