Tehnologi Desalinasi Moerk Water Ubah Air Laut Jadi Air Minum

Editor : Muh. Idris

Online24jam, Makassar, – Memurnikan air laut menjadi air layak minum tentu merupakan proses yang sangat sulit dan mahal, terlebih lagi di negara-negara berkembang yang hanya menggelontorkan sedikit uang untuk riset semacam ini.

Tim peneliti dari Murdock University bersama konjeng Australia mengembangkan prosedur pemurnian air laut menggunakan teknik desalinasi yang disebut Moerk Water, sekaligus mendemonstrasikan dimana mampu menghilangkan kadar garam dari air laut dan membuatnya menjadi air layak minum.

Mesin yang diperagakan ini dihadapan Wakil Gubernur Sulsel, ternyata dapat dibuat sendiri dengan menggunakan bahan murah yang tersedia di area setempat, dan prosesnya tersebut tidak memerlukan listrik hanya bermodal tenaga surya. Artinya, metode baru ini murah dan cocok untuk daerah tanpa listrik reguler.

Martin, Peneliti Desiminasi dari Solar System, Murdoch University mengatakan, “Kita melatih mahasiswa untuk melakukan pengembangan Sumber daya, yang basisnya di desa, khususnya di desa yang tertinggal yang terbatas pada listrik, karena tidak semua desa itu ada sumber daya listrik terbarukan untuk pengelolaan air. Jadi sangat bagus kalau mahasiwa langsung melihat ini, untuk memahami, dan belajar masalahnya dan apa yang akan jadi solusinya. Jadi ini salah satu solusi untuk mahasiswa yang menarik untuk mendesiminasi air laut dengan menggunakan energi matahari, bisa mereduksi perubahan iklim dan global warming.”

Model bisnisnya, bahwa ada Bumdes, akan kerjasama dengan Murdoch University, perusahaan Murch, untuk pengembangannya.

“Karena yang kita usahakan adalah terjangkau, murah, dan maintenancenya juga mudah. Ini hal yang kita upayakan cari solusinya.” tambahnya.

Richard Mattew, Konjen Australia di Makassar Juga mengatakan ini sangat cocok untuk pemerintah daerah, menurutnya perusahaan air minum kemasan banyak juga yang gunakan mesin ini, perbedaannya ini menggunakan tenaga surya. Maka idealnya kerjasama dengan desa setempat dalam hal ini Bumdes, maka hasil penjualannya dijadikan sebagai pembayaran modal. Yang diyakini dalam jangka 5 tahun semua sudah tertutupi.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengakui senang dengan adanya demonstrasi dari Murdoch University Perth Australia. Tinggal bagaimana nanti kontrak strategis dengan pihak Konjen.

Menurutnya, pemerintah juga harus menyiapkan laboratorium independen untuk menguji hasil penyulingannya di berbagai pulau yang ada di Makassar.

Pemerintah bakal berkomitmen untuk menyiapkan air bersih di pulau.

“Entah itu teknologi ini (sistem desalinasi Murdoch University) atau yang lain, yang jelas ada air bersih di pulau-pulau itu,” katanya.

Menurutnya, saat ini pemerintah Kota Makassar bisa melakukan hal ini karena punya kemampuan Pendapatan Asli Daerah (PAD) lebih besar ketimbang daerah lain.

[fbcomments]