Pantau Harga Pangan Jelang Ramadan, Menko Pangan Kunjungi Pasar Pa’baeng-baeng Makassar

Harga Bahan Pokok

Regional26 Views
banner 468x60

Online24jam, Makassar, – Menteri Koordinator Bidang Pangan dan Pertanian, Zulkifli Hasan, melakukan peninjauan langsung harga serta ketersediaan bahan pangan di Pasar Tradisional Pa’baeng-baeng, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (6/2/2026).

Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah memastikan stabilitas pasokan dan harga menjelang bulan suci Ramadan.
Dalam pemantauannya, Menko Pangan yang akrab disapa Zulhas menilai harga sejumlah komoditas pangan di Makassar relatif lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional. Salah satunya, cabai keriting besar yang dijual dengan harga Rp20.000 per kilogram.

Selain itu, harga ayam ras masih berada pada Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp33.000 per kilogram, lebih rendah dibandingkan harga di wilayah Jawa yang telah menyentuh Rp36.000 per kilogram.

“Stabil, bahkan yang murah sekali di sini cabai keriting besar, Rp20 ribu. Ayam juga masih di HET Rp33.000,” ujar Zulhas di sela-sela kunjungannya.
Meski demikian, Zulhas mencatat harga cabai rawit masih tergolong tinggi, yakni mencapai Rp50.000 per kilogram. Sementara itu, harga telur ayam justru terpantau cukup rendah, berada di angka Rp27.500 per kilogram. Harga tersebut lebih murah dibandingkan di Jawa yang berkisar antara Rp29.000 hingga Rp30.000 per kilogram.

Menariknya, Zulhas mengaitkan murahnya harga telur di Makassar dengan pola konsumsi masyarakat serta implementasi program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, penggunaan ikan sebagai sumber protein utama turut menekan permintaan telur.

“Mungkin di sini makan bergizinya lebih banyak pakai ikan. Kalau pakai telur, permintaannya tinggi bisa memicu kenaikan harga. Jadi di sini harganya di bawah rata-rata nasional,” jelas politikus Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

Di akhir peninjauan, Zulhas memastikan ketersediaan stok pangan pokok, khususnya beras, dalam kondisi aman. Ia menyebutkan stok beras di gudang Bulog Sulawesi Selatan saat ini mencapai 500.000 ton, sehingga dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan.
“Stok beras kita aman. Di Sulsel ada 500.000 ton,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *