Tak Termakan Provokasi, Ketua DPW NasDem Sulsel Rusdi Masse : Bismillah ADAMA

tangkapan layar akun facebook Rusdi Masse

Online24, Makassar – Ketua DPW Partai Nasdem Sulsel Rusdi Masse (RMS) kembali memberi penegasan mengenai sikap politik partainya di Pilwali Makassar 9 Desember 2020 mendatang.

Disaat ada pihak tertentu yang berusaha ingin membenturkan dirinya dengan Danny Pomanto, wakil ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI ini, justru tak terpancing sama sekali. Malah mulai intens menyosialisasikan duet Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi.

Melalui akun facebooknya, RMS yang juga wakil ketua Bidang OKK DPP Nasdem itu, ikut membagikan link video di YouTube tentang kerinduan publik Makassar terhadap Danny Pomanto yang sukses memajukan Makassar.

Sebagai penegas, mantan Bupati Sidrap dua periode itu, memberi caption atau pengantar singkat yang seolah ingin menjawab keraguan publik mengenai sikapnya di Pilwali Makassar 2020.

“Bismillah, ADAMA,” tulis Rusdi Masse, seperti yang termuat di facebooknya, Jumat (10/07/2020).

ADAMA merupakan salah satu akronim untuk Pasangan Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi yang hingga saat ini telah mengantongi surat rekomendasi resmi dari DPP Partai Nasdem dan DPP Partai Gerindra.

Bukan hanya link YouTube tentang sosok Danny Pomanto, RMS juga beberapakali mengupload beberapa desain pasangan Danny-Fatma. Termasuk gambar pertemuannya dengan elit Partai Gerindra.

Hingga Senin (13/07/2020), sudah puluhan yang ikut membagikan postingan RMS. Termasuk yang memberi dukungan dan support lewat kolom komentar. Rata-rata sepakat dengan pilihan Nasdem mengusung Danny-Fatma.

Sebelumnya, baik Partai Nasdem Sulsel maupun DPD Nasdem Makassar, mempertegas sikapnya untuk all out memenangkan Danny-Fatma. Bahkan, elit partai ini ikut hadir di silaturahmi dan konsolidasi awal dengan Danny Pomanto. Termasuk dari pengurus Gerindra Sulsel dan Makassar.

Diketahui, koalisi Nasdem-Gerindra memenuhi persyaratan mengajukan satu pasangan di Makassar. Mengingat jumlah kursi dua partai ini di DPRD Makassar, totalnya 11 kursi. Sedangkan syarat minimal mendaftar di KPU, 10 kursi.

Meski dari syarat mengajukan pasangan sudah terpenuhi, namun baik Nasdem-Gerindra maupun usungannya Danny-Fatma, tetap membuka diri bagi partai lain yang ingin bergabung dalam koalisi tersebut. Apalagi tahapan pendaftaran, masih ada beberapa bulan. (*)