Banggar DPRD Makassar Gelar Rapat Bahas RKU APBD 2021

dprd-makassar

Online24, Makassar – Pemerintah Kota Makassar menargetkan pendapatan daerah tahun anggaran 2021 sebesar Rp3.753.361.169, turun sekitar Rp385.508.831.000 atau 9,31 persen jika dibandingkankan PAD tahun 2020 sebesar Rp4.138.870.000.

Ketua Badan Anggaran DPRD Makassar, Adi Rasyid Ali mengungkapkan, berdasarkan rapat penjelasan umum tim anggaran dihadapan Badan Anggaran(Banggar) tentang rancangan kebijakan umum APBD Pokok tahun 2021, Pemkot Makassar memberi target PAD lebih kecil dari tahun sebelumnya.

“Dengan asumsi dasar kebijakan umum APBD melihat pandemi Covid-19 membawa dampak besar terhadap kondisi ekonomi masyarakat di Makassar. Ini dianggap akan memperlambat pertumbuhan ekonomi,”kata Ara sapaan Ketua DPC Demokrat Makassar itu, Selasa(10/11) di Kantor DPRD Makassar.

Lanjut Ara mejelaskan, berdasarkan penjelasan umum dari tim anggaran Pemkot, kondisi perekonomian Kota Makassar pada tahun 2021 diperkirakan kembali akan berjalan normal, sehingga pertumbuhan ekonomi diprediksi lebih cepat pada kisaran 6,0-7,0 persen.

Ara menyebutkan pendapatan daerah yang ditaget Pemkot tersebut terdiri dari tiga kelompok pendapatan, yakni Pendapatan Asli Daerah(PAD) sebesar Rp1.515.238.513.000 triliun, menurun sebesar Rp234.164.403.000 atau berkurang sebesar 13,39 persen dibandingkan dari anggaran tahun 2020 sebesar Rp1.749.402.916.000.

“Itu bersumber dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain pendapatan asli yang sah,”katanya.Kelompok pendapatan kedua yakni dana perimbangan, dan pendapatan daerah yang sah.