Semangat Siagang Grab untuk Makassar

Online24jam, Makassar, – Selama masa pandemi COVID-19, Grab sudah menghadirkan lebih dari 40 program dan inisiatif untuk mendukung para UMKM bisa beradaptasi dan bertahan di tengah pandemi. Khusus di Makassar, Grab juga menghadirkan Program ‘Siagang’ untuk terus berkontribusi bagi kemajuan kota Makassar. Program ini mencakup:

Siagang Berbagi yang bekerja sama dengan Dompet Dhuafa mengajak warga Makassar untuk berbagi buku bacaan yang diantarkan melalui jasa GrabExpress di booth Makassar Berbagi yang tersedia di mall milik Kalla Group yaitu Mall Nipah dan Mall Ratu Indah. Selain itu, Grab juga menyediakan QR Code Dompet Dhuafa di 150 armada GrabProtect yang tersebar di seluruh Kota Makassar untuk memudahkan masyarakat untuk berbagi dalam perjalanan mereka.

Siagang Kirim yang mendukung program pemerintah dan Dekranasda untuk memberikan teknologi kepada lebih dari 400 social seller melalui jasa layanan pengantaran GrabExpress. Selain itu, menyediakan kode promo khusus SIAGANGKIRIM bagi pengguna GrabExpress di Kota Makassar.

Siagang Makan yang mengajak masyarakat untuk mencicipi beragam menu khas Kota Makassar dengan memanfaatkan layanan GrabFood dan GrabMart. Di dalam aplikasi GrabFood, menyediakan promo diskon 20% yang bisa dinikmati langsung di banner Cita Rasa Melegenda. Selain itu, bagi pengguna yang memiliki merchant favorit di Nipah Mall, bisa pesan sekaligus makanan dari beberapa merchant dalam satu kali pemesanan.
Siagang Jaga yang menghadirkan layanan GrabProtect, armada khusus pertama di Indonesia yang menggunakan pelindung plastik tebal dalam layanan GrabBike dan GrabCar guna menurunkan risiko penyebaran virus COVID-19 selama di perjalanan.

Grab terus berkontribusi untuk kemajuan teknologi dan ekonomi Kota Makassar. Riset Center for Strategic and International Studies (CSIS) dan Tenggara mengungkapkan bahwa pekerja lepas dan UMKM yang didukung teknologi Grab berkontribusi sebesar Rp4,2 triliun bagi perekonomian Sulawesi Selatan pada tahun 2018 dan di tahun 2019 UMKM Makassar melihat peningkatan pendapatan hingga 194% melalui digitalisasi Grab. Sebanyak 18% UMKM juga mengaku bisa membuka lapangan pekerjaan bagi lebih banyak orang saat bisnisnya berkembang.

“Pemulihan ekonomi Indonesia, termasuk kota Makassar, akan bergantung pada UMKM kita. Jika kita dapat meningkatkan ketangguhan mereka, kita dapat mencegah terjadinya pengurangan tenaga kerja yang lebih besar dan membantu membangkitkan kembali ekonomi negeri. Mari saling dukung dan #TerusUsaha untuk Makassar bersama Grab,” Ujar Neneng.