Persaudaraan Wanita Tionghoa “Perwanti Sulsel” Gelar Aksi Sosial

dprd-makassar

Online24, Makassar – Persaudaraan Wanita Tionghoa Indonesia (Perwanti) Sulsel resmi terbentuk. Tak perlu berlama-lama bergerak jalankan program, himpunan pengusaha perempuan Tionghoa itu langsung menggelar aksi sosial, 6-8 Maret 2021.

Menariknya, bantuan sosial yang akan dilaksanakan ini bertepatan dengan peringatan Hari Perempuan Internasional yang jatuh tanggal 8 Maret mendatang. Ada 200 paket sembako yang akan didistribusi di Kecamatan Wajo.

Ketua Perwanti Sulsel, Elly Tan menyampaikan, kegiatan bakti sosial (Baksos) ini bertajuk Perempuan Kuat di Masa Pandemi Bersama Perwanti. Tujuannya untuk membantu sesama perempuan di tengah pandemi Covid-19.

“Jadi kita sengaja mengambil tanggal 8 Maret karena itu bertepatan dengan International Women Day. Apalagi pengurus di Perwanti 100 persen adalah seorang perempuan,” kata Elly Tan, Sabtu (6/3/2021).

Elly Tan menyampaikan persiapan kegiatan bakti sosial sudah matang 100 persen. Koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Wajo juga pun sudah dilakukan sejak lama. Kegiatan ini pertama sejak dibentuk 26 Februari 2021 untuk kepengurusan 2021-2026.

“Rencananya ada 200 paket yang akan kita bagikan kepada warga yang membutuhkan,” ungkap dia.

Sementara, Ketua Panitia Baksos, Merlina Sutanto mengatakan lokasi baksos ini akan difokuskan ke wanita yang terdampak Covid-19 di Kecamatan Wajo. Seperti, mereka yang terkena pemutus hubungan kerja (PHK) atau bagi wanita yang kurang mampu.

“Tujuannya untuk meringankan beban wanita dampak pandemi. Banyak teman kena PHK mungkin IRT yang suaminya kena PHK, sesama wanita untuk kita bagikan sembako,” ujar Marlina.

Dijelaskan Marlina, pihaknya tengah persiapkan kegiatan baksos kali ini. Koordinasi antar pengurus intens dilakukan. Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Jusuf Ismail dijadwalkan hadir membuka aksi sosial ini.

“Target sembako itu 200 paket, 4 sampai 5 hari menggalang dana, jauh di atas target sekarang 500 paket. Tahap pertama, 200 dulu, kita serahkan secara simbolis ke 50 warga lewat pihak kecamatan,” pungkasnya. (*)