30 Komite Sekolah di Makassar Ikut Sosialisasi Penyusunan AD/ART

Sebanyak 30 komite sekolah SD dan SMP di Kota Makassar mengikuti sosialisasi penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Komite Sekolah di Hotel Mercure Nexa Makassar, Rabu (15/9/21)
dprd-makassar

Online24, Makassar – Sebanyak 30 komite sekolah SD dan SMP di Kota Makassar mengikuti sosialisasi penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Komite Sekolah di Hotel Mercure Nexa Makassar, Rabu (15/9/21). Kegiatan ini diselenggarakan Dewan Pendidikan Kota Makassar bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Makassar.

Sosialisasi penyusunan AD/ART Komite Sekolah dibuka Wakil Ketua Dewan Pendidikan Kota Makassar, Yenni Rachman. Hadir juga Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Makassar, Hj Andi Amaliah Malik.

Dalam sambutannya Yenni Rachman mengatakan sosialisasi penyusunan AD/ART Komite Sekolah dimaksudkan untuk meningkatkan peran dan fungsi komite sekolah. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga itu akan menjadi regulasi yang mengatur peran dan kontribusi pengurus komite di setiap satuan pendidikan.

Yenni berharap kegiatan ini bisa menjadi ajang berbagi praktis manajemen komite sekolah di Makassar. Terutama dalam penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Komite Sekolah sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Keberadaan AD/ART komite sekolah diharapkan bisa meningkatkan pengelolaan komite sekolah yang lebih berkualitas dalam  mendorong penyelenggaraan pendidikan di sekolah,” katanya.

Yenni mengatakan selama ini komite sekolah banyak yang menganggap sebagai pengumpul dana atau pemegang stempel. Padahal peran komite sekolah sangat besar dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan di setiap jenjang pendidikan.

Anggota DPRD Kota Makassar itu mengusulkan agar komite sekolah tidak lagi diangkat dan di-SK-kan oleh kepala sekolah. Alasannya, komite sekolah punya tugas untuk mengawasi pelaksanaan pembelajaran di sekolah. “Jika di-SK-kan kepala sekolah, rasanya agak segan komite sekolah menegur kepala sekolah. Jadi mungkin perlu ditinjau ulang pengangkatan komite sekolah,” katanya.

Sementara itu Sekretaris Dinas Pendidikan Makassar, Amaliah Malik mengapresiasi program yang digagas Dewan Pendidikan Kota Makassar. Ia mengatakan pengembangan kualitas pendidikan memang tidak hanya menjadi kewajiban pemerintah dan sekolah semata. Partisipasi dan kontribusi masyarakat juga sangat besar dalam mendorong kualitas pendidikan. “Masyarakat melalui lembaga komite sekolah sangat besar kontribusinya dalam pengembangan kualitas pendidikan di setiap jenjang pendidikan,” kata Amalia.

Ketua panitia penyelenggara, Suarman dalam laporannya mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu program Dewan Pendidikan Kota Makassar dalam meningkatkan fungsi komite sekolah.

Anggota DPKM yang juga Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Makassar itu mengapresiasi kehadiran para komite sekolah dalam kegiatan sosialisasi ini. Harapan serupa juga disampaikan kepada beberapa kepala sekolah yang juga hadir dalam kegiatan sosialisasi ini.

Pemkot Makassar