Civitas Akademi UNIMEN, Gelar Workshop Sinematografi, Luthfi: Mari Angkat Kearifan Lokal Massenrempulu Melalui Film dengan Pemanfaatan Teknologi Digital

Online24jam, Makassar, – Civitas Akademi Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN), menggelar Workshop Sinematografi untuk mahasiswanya dan masyarakat yang terbuka secara umum.

Workshop Sinematografi yang terkemas dengan Praktek lansung ini berlansung pada tanggal 4-5 Desember 2021 di Kampus Unimen, Enrekang. Bertujuan untuk memberi ruang kepada para mahasiswa serta civitas akademi Unimen agar dapat berkarya dan berkreasi dalam memanfaatkan teknologi digital di bidang gambar bergerak (Visual), baik itu promosi, membuat profil, maupun mengangkat kearifan lokal dan budaya Massenrempulu melalui penggarapan film-film pendek ke depan.

Rektor Universitas Muhammadiyah Enrekang (Unimen) Drs. Yunus Busa, M.Si yang membuka kegiatan tersebut mengapresiasi semangat para peserta, yang terdiri dari selain mahasiswa Unimen juga para praktisi pendidikan dan pesantren Se-Kabupaten Enrekang yang sempat hadir, dari Kota Enrekang, Anggeraja, Malua, Baraka, Buntu Batu, Alla, Masalle dan Baroko. Yunus Busa juga sangat berharap materi Workshop yang dibawakan Luthfi S. Haji Matto ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para peserta. Lebih lanjut Rektor bersahaja dan merakyat ini tidak ingin pelaksanaan kegiatan hanya sampai disini, tetapi lebih dari itu, ada tindak lanjut dan program nyata sebagai hasil dan tujuannya, terlebih secara khusus sejalan dengan visi Unimen Menjadi Perguruan Tinggi yang Unggul, Islami yang Berwawasan Intrepreneurship.

Sementara selaku pemateri, Luthfi Sato, Aktor, Sutadara, Script Writer, dan Coach Acting yang dikenal sebagai Haji Matto dalam film molulo jodoh tak bisa di paksa, sangat mengapresiasi kesungguhan para peserta dan inisiatif Rektor Unimen dalam menggagas kegiatan ini.

“Saya sangat mengapresiasi inisiatif dari pak Rektor. Ini bukti bahwa beliau peka terhadap trend saat ini. Selaku seniman putra daerah dari Enrekang dan selaku sekretaris DPC Hikma Kota Makassar, saya berharap kegiatan seperti ini bisa terus dapat digalakkan dan menjadi agenda tahunan.” Ujarnya.

Ia juga berharap agar ke depannya bermunculan putra putri berbakat Kab. Enrekang yang bertalenta serta punya kepedulian memajukan dan memperkenalkan seni budaya serta kearifan lokal yang dimiliki melalui media visual, baik perfilman maupun bentuk visual lainnya, hingga dapat bersinergi dalam mensupport upaya pemkab Enrekang menjadikan etnis Massenrempulu terakomodir secara sah sebagai salah satu suku di Sulawesi Selatan.

Pemkot Makassar