Pohon Tumbang di Maros Timpa Pengendara Motor Hingga Dilarikan ke RS

Online24,Maros – Sebuah pohon terambesi yang sudah lapuk menimpa pengendara roda dua di jalan poros Maros-Makassar di Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, pada Jumat siang,(14/01).

Pohon tumbang diakibatkan oleh cuaca ekstrem, dimana hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah maros sepekan terakhir.

Akibat kejadian ini, korban yang diketahui bernama Riswan(20) warga kelurahan pallantikang itu mengalami luka pada bagian dada dan kepala setelah tertimpa batang pohon yang sudah tua termakan usia.

Salah seorang warga saksi mata Husain menuturkan pengemudi mengendarai motornya dari arah Maros menuju Makassar dan tertimpa pohon tumbang saat terjadi angin kencang.

” Jadi anak muda itu dari arah bawah menuju makassar kayaknya mau pergi kerja di Mall , dan tiba-tiba saat dia lewat angin kencang terus itu pohon jatuh dan dia tertimpa,” Jelasnya.

Gambar : Batang pohon tumbang yang menimpa pengendara

Menurut saksi mata, pohon terambesi tersebut sudah lama lapuk dan membahayakan pengguna jalan, hanya saja hingga saat ini belum ada tindakan yang dilakukan oleh Pemerintah setempat padahal warga sudah beberapa kali melapor kepihak kelurahan.

“Ini pohon sudah lama mati tapi tidak ada reaksi dari Pemda maros padahal kita sudah sering kali melaporkan ke pihak kelurahan kami, tapi hanya dijanji untuk dipangkas,” Ungkapnya

Warga pun berharap agar Pemerintah setempat dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Maros untuk memangkas Pohon-pohon yang sudah tua, utamanya yang membahayakan pengendara.

Sementara itu Bupati Maros Chaidir Syam yang dikonfirmasi via Whatsap mengatakan akan berkordinasi dengan instansi terkait dalam hal ini BPBD dan DLH.

” Kita akan segera sampaikan untuk ditindak lanjuti lakukan pemangkasan”,Tegas Chaidir Syam.

Saat ini korban pun telah dievakuasi oleh warga setempat menuju rumah sakit umum daerah dr Lapaloi Maros guna mendapat penanganan intensif dikarenakan luka yang diderita cukup parah.

Pemkot Makassar