Online24,Maros- Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, resmi ditutup pada Sabtu malam,(22/08/26).
Penutupan dihadiri langsung Bupati Maros Chaidir Syam.
Kehadiran Chaidir Syam menjadi kejutan bagi masyarakat yang hadir. Bupati Maros datang setelah kembali dari luar kota dan langsung menyapa warga yang berada di lokasi perayaan.
Chaidir mengapresiasi rangkaian perayaan HUT ke-62 Desa Tenrigangkae yang dinilai tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Salah satunya melalui pelibatan pelaku UMKM lokal. Menurut Chaidir, kehadiran UMKM dalam rangkaian kegiatan turut membuka peluang usaha sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat di tingkat desa.
Selain UMKM, Chaidir juga mengapresiasi inovasi pemerintah desa melalui program PAM Mini yang dikelola BUMDes. Program tersebut dinilai menjadi salah satu bentuk pelayanan yang dapat memberikan manfaat langsung kepada warga.
“Saya mengapresiasi pelaksanaan HUT Desa Tenrigangkae yang ke-62. Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi juga menghadirkan berbagai inovasi. Ada UMKM yang tentu memberikan perputaran ekonomi bagi masyarakat, ada program PAM Mini melalui BUMDes, kegiatan sosial dan berbagai perlombaan yang melibatkan masyarakat,”ujar Chaidir.
Dalam kesempatan tersebut, Chaidir juga mengajak masyarakat menjadikan momentum HUT desa sebagai bentuk rasa syukur dengan meningkatkan kepedulian sosial. Ia mengingatkan warga untuk turut memberikan perhatian kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah, khususnya saudara-saudara di NTT dan Kalimantan.
“Kita juga patut bersyukur karena masih diberikan kesempatan berkumpul bersama. Rasa syukur itu harus kita wujudkan dengan kepedulian kepada saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah, baik di NTT maupun di Kalimantan. Mudah-mudahan kita bisa ikut membantu sesuai kemampuan masing-masing.”jelasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Tenrigangkae Wahyu Febri mengatakan, seluruh rangkaian HUT ke-62 dirancang dengan melibatkan masyarakat secara langsung. Selain menjadi ajang hiburan, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat kebersamaan dan memberikan ruang bagi UMKM untuk berkembang.
“Kami ingin HUT ke-62 ini menjadi momentum kebersamaan seluruh masyarakat Tenrigangkae. Karena itu kami melibatkan UMKM, menggelar kegiatan sosial, perlombaan dan berbagai kegiatan lainnya. Harapannya kegiatan ini memberikan manfaat, bukan hanya untuk pemerintah desa, tetapi terutama untuk masyarakat,”terangnya.
Perayaan HUT ke-62 Desa Tenrigangkae pun ditutup dengan suasana penuh kebersamaan. Pemerintah desa berharap berbagai inovasi dan program yang telah berjalan dapat terus dikembangkan untuk meningkatkan pelayanan serta kesejahteraan masyarakat.












