Appi Tinggalkan Golkar, Supriansa Ditunjuk Jadi Plt Ketua Golkar Makassar

banner 468x60

Online24, Makassar  — Dinamika politik di Kota Makassar memasuki babak baru setelah Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi resmi meninggalkan Partai Golkar dan bergabung dengan Partai Demokrat. Menyusul keputusan tersebut, Golkar Sulawesi Selatan menunjuk Supriansa sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Golkar Makassar.

Penunjukan Supriansa diputuskan Ketua DPD I Golkar Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), dalam Rapat Pengurus Harian DPD I Golkar Sulsel, Jumat (9/10/2026).

Supriansa yang saat ini menjabat Ketua Harian DPD I Golkar Sulsel mendapat mandat untuk menjalankan roda organisasi Golkar Makassar hingga pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) dan terpilihnya ketua definitif.

IAS menegaskan, penunjukan tersebut bersifat sementara dan tidak berlaku permanen.

“SK pelaksana tugas DPD II Golkar Makassar ini berlaku hingga pelaksanaan Musda Golkar Makassar,” ungkap IAS di sela-sela rapat.

Keputusan ini menjadi langkah awal Golkar dalam menata kembali kepemimpinan organisasi di Makassar setelah mundurnya Appi, yang sebelumnya menjadi salah satu figur penting partai di tingkat daerah.

Appi Resmi Bergabung dengan Partai Demokrat

Sebelum penunjukan Plt Ketua Golkar Makassar, Munafri Arifuddin telah resmi bergabung dengan Partai Demokrat. Appi menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) Demokrat dalam kegiatan pendidikan politik partai di Hotel Claro Makassar, Kamis (8/10/2026).

Perpindahan tersebut menandai perubahan arah politik Appi setelah sebelumnya berkiprah bersama Partai Golkar. Statusnya sebagai Wali Kota Makassar membuat langkah politik tersebut menjadi perhatian dalam peta kekuatan partai di Sulawesi Selatan.

Selain bergabung sebagai kader, nama Appi juga mulai dikaitkan dengan bursa calon Ketua DPD Demokrat Sulsel menjelang Musda partai tersebut.

Meski demikian, wacana tersebut masih sebatas spekulasi dan belum menjadi keputusan resmi Partai Demokrat.

Musda Jadi Penentu Ketua Definitif Golkar Makassar

Penunjukan Supriansa sebagai Plt membuka babak baru konsolidasi internal Golkar Makassar. Pertanyaan berikutnya adalah siapa yang akan dipercaya memimpin DPD II Golkar Makassar secara definitif.

Untuk sementara, Supriansa bertugas memastikan roda organisasi tetap berjalan hingga Musda digelar. Forum tersebut akan menjadi momentum penting bagi Golkar untuk menentukan kepemimpinan baru sekaligus memperkuat konsolidasi partai setelah ditinggalkan Appi.

Hingga penunjukan Plt diumumkan, belum ada nama yang dipastikan akan mengisi posisi ketua definitif Golkar Makassar. Karena itu, proses menjelang Musda diperkirakan menjadi salah satu tahapan penting dalam menentukan arah politik partai di tingkat kota.

Peta Politik Makassar Jadi Sorotan

Perpindahan Appi ke Demokrat dan penunjukan Supriansa sebagai Plt Ketua Golkar Makassar menjadi dua perkembangan yang saling berkaitan dalam dinamika politik lokal.

Di satu sisi, Golkar perlu menyiapkan kepemimpinan baru untuk menjaga soliditas organisasi. Di sisi lain, Demokrat memperoleh tambahan kader yang saat ini menjabat sebagai kepala daerah di Kota Makassar.

Kedua partai kini menghadapi agenda konsolidasi masing-masing menjelang Musda. Golkar akan menentukan ketua definitif di Makassar, sementara perkembangan posisi Appi di struktur Demokrat Sulsel masih dinantikan.

Publik pun menunggu bagaimana hasil Musda Golkar Makassar akan membentuk kepemimpinan baru partai berlambang pohon beringin tersebut serta bagaimana peran Appi dalam perjalanan politiknya bersama Demokrat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *