SAR Unhas Gelar Lokakarya Potensi SAR, Perkuat Kesiapsiagaan Pemuda dan Masyarakat Hadapi Bencana

Siaga Bencana

banner 468x60

Online24jam, Makassar, – Search and Rescue (SAR) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar lokakarya penyusunan potensi SAR di Sulawesi Selatan, Selasa (27/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan 40 tahun SAR Unhas yang bertujuan memperkuat kesiapsiagaan pemuda, mahasiswa, dan masyarakat dalam mengantisipasi serta menghadapi bencana.

Rangkaian peringatan 40 tahun SAR Unhas sebelumnya diperingati pada 14 Juni 2026 melalui kegiatan di Hotel Claro. Agenda kemudian dilanjutkan dengan peluncuran buku Rumah Jingga Tamalanrea: 40 Tahun SAR pada 21 September 2026 di Perpustakaan Nasional, Jakarta. Buku tersebut diharapkan menjadi bagian dari penguatan literasi kebencanaan di Indonesia.

Dalam lokakarya yang digelar hari ini, peserta mengikuti simulasi penyelamatan water rescue terhadap KM Mina Bahari yang mengalami kebakaran. Simulasi ini melibatkan seluruh anggota SAR Unhas sebagai upaya melatih kewaspadaan, keterampilan penyelamatan, serta sistem koordinasi dalam menghadapi situasi darurat.

Melalui simulasi tersebut, peserta diharapkan memahami pentingnya respons cepat, komunikasi yang efektif, dan kerja sama lintas unsur ketika menghadapi bencana, khususnya dalam operasi penyelamatan di wilayah perairan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi panel yang menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan dan perwakilan organisasi yang bergerak di bidang kebencanaan dan kemanusiaan. Di antaranya, BPBD Sulawesi Selatan yang diwakili Amson Padolo, Basarnas melalui Reppind, S.Si., M.A.P., MKT, Salman Hasmin, S.T., Ahmad Alfaridzi dari Korpala, Asmin Amin dari Kharisma Indonesia, serta M. Rudi Rumengan dari Masmindo.

Diskusi ini menjadi ruang berbagi pengalaman, menyelaraskan pemahaman, serta membangun sinergi antarpihak dalam mengoptimalkan potensi sumber daya manusia dan organisasi SAR di Sulawesi Selatan.

Puncak kegiatan lokakarya ditandai dengan pendataan potensi SAR secara digital yang dipandu oleh MKT Mitra Peduli Kemanusiaan. Pendataan ini diharapkan dapat membantu memetakan sumber daya, kapasitas, serta unsur-unsur yang dapat dilibatkan dalam penanganan bencana secara lebih terkoordinasi.

Selain itu, kegiatan juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama unsur potensi SAR yang hadir. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi, kolaborasi, dan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana di Sulawesi Selatan.

Melalui rangkaian kegiatan peringatan 40 tahun ini, SAR Unhas diharapkan terus berperan dalam pengembangan kapasitas relawan, peningkatan literasi kebencanaan, serta penguatan jejaring kemanusiaan guna mewujudkan penanganan bencana yang lebih cepat, terpadu, dan efektif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed