Perkuat Sinergi, Camat Bontoala dan Perumda Pasar Makassar Sepakati Kolaborasi Tata Kelola Pasar

Penanganan Sampah

Regional9 Views
banner 468x60

Online24jam,Makassar, – Upaya menciptakan pasar yang tertib, bersih, dan nyaman terus diperkuat melalui sinergi lintas wilayah. Camat Bontoala, Fataullah, AP., M.Si bersama para lurah melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Perumda Pasar Makassar, untuk membahas penataan pasar di wilayah Kecamatan Bontoala agar lebih rapi, indah, dan ramah bagi pedagang maupun pengunjung.

Dalam pertemuan tersebut, Camat Bontoala menekankan pentingnya komunikasi dan kolaborasi dengan jajaran direksi Perumda Pasar Makassar, khususnya dalam menata wajah pasar agar suasana lebih nyaman dan tertib. Menurutnya, pasar bukan hanya pusat aktivitas ekonomi, tetapi juga ruang publik yang harus dikelola dengan baik demi kenyamanan bersama.

Isu pengelolaan sampah turut menjadi perhatian utama. Fataullah mengungkapkan adanya keluhan dari lurah terkait tingginya produksi sampah di area pasar. Dari hasil diskusi, diketahui bahwa sebagian pedagang sudah terakomodasi dalam retribusi pasar yang inklusif dengan layanan pengangkutan sampah oleh Perumda Pasar Makassar. Namun, masih ada pedagang di luar area retribusi yang belum masuk skema pembayaran.

“Ke depan akan ada pendataan oleh lurah untuk pedagang yang belum masuk retribusi. Kolaborasi ini penting supaya pengelolaan sampah adil dan berkelanjutan. Jangan sampai ingin sampahnya diangkut tapi tidak mau membayar retribusi. Itu kan tidak bijak,” ujar Fataullah.

Direktur Utama Perumda Pasar Makassar, Ali Gauli Arief, menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi komunikasi yang terbangun antara pemerintah kecamatan, kelurahan, dan Perumda Pasar. Menurutnya, dialog rutin menjadi kunci dalam mencari solusi atas berbagai persoalan pasar, mulai dari penataan pedagang, kebersihan, hingga ketertiban ruang publik.

“Dengan kolaborasi, kita bisa menjaga ketertiban dan kenyamanan pasar sebagai ruang publik yang sehat dan manusiawi. Perumda Pasar siap bersinergi dengan kecamatan dan kelurahan untuk memperbaiki tata kelola pasar,” kata Ali Gauli Arief.

Pertemuan ini turut dihadiri Lurah Tompo Balang Muh Darmawansyah, Lurah Wajo Baru Andi Asma, Lurah Layang Ahdar Natsir, dan Lurah Parang Layang Sri Nurlaela. Keempat kelurahan tersebut menaungi dua pasar utama, yakni Pasar Terong dan Pasar Cidu.

Melalui sinergi ini, diharapkan penataan pasar dan pengelolaan sampah dapat berjalan lebih tertib dan berkeadilan, sehingga pasar tradisional tetap menjadi ruang ekonomi yang sehat, nyaman, dan membanggakan bagi warga Kota Makassar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *