Ketua MWA Unhas inginkan PTN-BH Segera Menjalan Program Double Degree

Editor : Andhika Bd

Online24, Makassar – Ketua Majelis Wali Amanah Universitas Hasanuddin, Komjen Pol (Purn) Drs. Syafruddin Kambo menginginkan agar Perguruan Tinggi Negeri – Badan Hukum (PTN-BH) dapat segera menjadi World Class University. Bagi Syafruddin, dengan menjadi world class University maka PTN-BH dapat mendorong peningkatan sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif. Untuk mencapai hal tersebut, Perguruan tinggi harus meningkatkan daya saingnya dan segera menjadi world class University melalui riset dan kajian di Universitas. Hal tersebut disampaikan oleh Syafruddin saat memberikan sambutan pada acara pertemuan Forum Majelis Wali Amanat 11 Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum di kampus Unhas Tamalanrea, Rabu (12/02/20).

“ Indonesia kini berada diperingkat ke-77 dari 119 negara dalam global talent competitiveness index. Untuk perbaikan indeks ini perguruan tinggi harus terus meningkatkan daya saing menciptakan generasi generasi yang unggul. Meningkatan daya saing perguruan tinggi menuju world class universty sebagai back bones keilmuan melalui riset dan kajian di universitas.” Ujar Syafruddin

Lebih lanjut Syafruddin menjelaskan dalam rangka menuju World Class University maka kampus di dalam negeri perlu melakukan transfer of knowledge dalam rangka melahirkan best practice melalui program double degree.
“Ada proses transfer of knowledge yang melahirkan best practice dalam berbagai bidang. Oleh karenanya saya telah menginisiasi membangun kerjasama program double degree untuk pengembangan kapasitas sdm yang lebih unggul”. Jelas Syafruddin.

Untuk diketahui, program double degree adalah sebuah program yang dicanangkan oleh Syafruddin saat menjabat sebagai Menpan-RB. kerjasama program double degree tersebut melibatkan kampus dalam negeri dalam hal ini Universitas Indonesia dan Univesitas Hasanuddin dengan dua kampus luar negeri yaitu universitas Melborn universty dan Victoria Universty di New Zealand. Program tersebut dijalankan dalam rangka peningkatan kapasitas sdm aparatur negara. (*)

[fbcomments]