Ketua Komisi D DPRD Sulsel Bagi-bagi 1.000 Karung Beras

Online24, Tondon — Mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) dan Nilai-nilai Kebangsaan merupakan agenda rutin anggota DPRD Sulawesi Selatan setiap bulannya.

Nilai-nilai kebangsaan diantaranya terwujud dalam Pancasila, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Undang-Undang Dasar 1945, dan Bhineka Tunggal Ika.

Namun di tengah wabah virus Corona yang melanda bangsa ini, termasuk di Sulawesi Selatan, para anggota dewan tidak lagi mengumpulkan warga untuk sekdar mensosialisasikan nilai-nilai kebangsaan, namun mereka langsung mewujudkannya dalam bentuk aksi nyata.

Seperti yang dilakukan Ketua Komisi D DPRD Provinsi Sulsel, John Rende Mangontan. Setelah sebelumnya membagi-bagikan ribuan karung beras kepada masyarakat di Kabupaten Tana Toraja, Selasa, 19 Mei 2020, JRM, begitu dia disapa, kembali membagi-bagikan 1.000 karung beras kepada warga di kabupaten Toraja Utara.

Ada beberapa titik distribusi beras kepada masyarakat terdampak Covid-19, yang dilakukan JRM bersama tim kemanusiaannya. Seperti di Kecamatan Tallunglipu, Buntao, Tondon, dan Kecamatan Nanggala.

“Keterkaitan dari sosialisasi peraturan daerah dan nilai-nilai kebangsaan ini saya lakukan dibarengi dengan pembagian sembako (beras) bagi masyarakat yang terkena dampak dari Covid 19 sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan,” terang JRM di sela-sela pembagian beras kepada masyarakat di Lembang Tondon Langi’, Kecamatan Tondon, Selasa, 19 Mei 2020 sore.

Ia mengatakan bantuan bahan pangan ini sudah dua kali disalurkan. Sebelumnya, bantuan sejenis juga disalurkan di beberapa kecamatan di Kabupaten Tana Toraja.

“Kita lihat dulu perkembangan virus ini bagaimana ke depan, nanti kita akan salurkan lagi bantuan pangan, jika kecenderungan virus ini terus meluas,” ujar politisi Partai Golkar tersebut.

Selain bahan pangan, JRM bersama tim juga membagi-bagikan masker kain dari Partai Golkar kepada masyarakat yang dikunjungi maupun yang bertemu di jalan dan pasar.

“Bantuan ini nilainya mungkin tidak seberapa. Tapi prinsip kita adalah hadir di tengah masyarakat ketika dibutuhkan,” tegasnya. (*)