Dewan Nilai Lemahnya Pola Asuh Penyebab Meningkatnya Kekerasan Anak

Online24, Makassar – Kasus kekerasan terhadap anak di Makassar selama pandemi Covid-19 kian meningkat. Kurangnya pemahaman orang tua ihwal pola asuh yang benar dinilai sebagai penyebabnya.

“Pemerintah saya kira perlu hadir di sini untuk berikan orang tua itu edukasi, persoalannya di situ, rata-rata dari mereka itu masih kurang pemahaman pola asuh anak,” ujar Anggota Komisi D DPRD Kota Makassar Al Hidayat Syamsu.

Ia meminta pemerintah lebih masif dalam memberikan edukasi. Pasalnya, berdasarkan data dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar kasus kekerasan anak terus meningkat.

Al Hidayat melihat orang tua merupakan tempat anak bergantung sehingga perannya sangat krusial dalam tumbuh kembang anak.

Ia mengatakan kekerasan terhadap anak yang belakangan kian meningkat selama pandemi perlu perhatian khusus dari DPPPA Kota.

Selain itu, ia mengatakan ada faktor lain yang mendasari kekerasan tersebut terjadi, seperti faktor ekonomi, maupun psikologis dari orang tua.

“Bisa saja mereka yang sudah tidak tau (pola asuh yang benar) ini tertekan karena faktor ekonomi, terkait dengan psikologis, karena sekarang semua serba sulit, makanya saya kira kita semua perlu sabar,” lanjut legislator PDIP ini.

Sementara itu, Kepala DPPPA Kota Makassar, Tenri A Palallo menjelaskan bahwa selama pandemi pihaknya setidaknya mendapat laporan dua hingga tiga kasus setiap harinya.

“Laporannya itu biasanya masuk tiap hari dua sampai tiga ke kita, itu belum kita rangkum,” katanya.

Tenri menyebut, hingga saat ini tercatat kasus di DPPPA sebanyak 76 kasus kekerasan dari Januari hingga Mei. Belum lagi, kata dia, masih ada data tersendiri yang belum dirangkum di semua Polsek Makassar.

“Itu masih ada di Polsek, kita biasanya akhir tahun kita himpun semua tapi ini masih Juli,” pungkas Tenri.