Hari Perhubungan Nasional, Otband V Makassar Kampanyekan Keselamatan dan Kesehatan di Bandara Hasanuddin

Online24, Maros – Hari perhubungan Nasional 2020, Otoritas Bandara Wilayah V Makassar menggelar kampanye keselamatan dan kesehatan di area bandara internasional sultan hasanuddin makassar. Jumat(18/09/20).

Kegiatan ini ditandai dengan sosialisasi keselamatan kemudian dilanjutkan dengan pembagian ribuan masker kepada para pengguna jasa udara di area gate dan terminal bandara

Disampaikan pada momentum hari perhubungan nasional 2020 secara otomatis, pihak bandara dan otoritas bandara  menjamin keamanan, kenyamanan, keselematan, dan kesehatan penerbangan di wilayah penerbangan nasional. Sehingga dengan kondisi saat ini di masa pandemi, masyarakat tidak ragu untuk melakukan peberbangan yang ada di Indonesia.

Kepala otoritas bandara wilayah v makassar Baitul Ikhwan menjelaskan dalam kegiatan Safety campaign and healthy pihaknya menggandeng stageholder, yakni Angkasa Pura, Kementrian Kesehatan, Ainav, pihak penerbangan untuk bersenergi mempertahankan dengan ketat protokol kesehatan.

“Untuk menjamin keselamatan dan kesehatan pengguna jasa bandara, maka kita mencanangkan safety dan healty campaign untuk memperkuat kedisiplinan penerapan protokol kesehatan di masa pandemi covid ini. Sehingga pengguna jasa bandara tidak usah khawatir dan takut untuk melakukan penerbangan. Selama mereka paham untuk memperketat penerapan protokol kesehatan,” jelasnya Ikhwan

Lanjut disampaikannya untuk menjamin kesehatan dan keselamatan, maka pihak maskapai telah melengkapi alat penyaring sirkulasi udara di dalam cabin pesawat. Alat tersebut akan menyerap dan menjaring molek-molekul kecil dan bakteri yang ada di dalam pesawat.

“Jadi untuk kesehatan dan keselamatan di bandara itu dimulai saat mereka tiba di bandara, di atas pesawat dan saat tiba di tujuan. Protokol kesehatan sudah sangat diperketat. Pada saat mereka ingin naik pesawat, mereka sudah harus dilengkapi dengan hasil PCR, rapid test, pemeriksaan suhu. Sementara di dalam cabin di lengkapi dengan teknologi canggih sehingga suhu udara selama berada di atas pesawat semuanya aman,” Ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Sultan Hasanuddin Darmawali Handoko mengatakan, untuk menjamin kesehatan calon penumpang pesawat, maka mereka harus mengantongi surat rapid test.

Dia mengatakan, untuk melakukan rapid test di area bandara hanya sekitar Rp85 ribu. Hal itu berdasarkan keputusan Kementrian Kesehatan yang mematok harga rapid test tertinggi hanya Rp150 ribu.

“Kalau di bandara sendiri, untuk biaya rapid hanya Rp85 ribu. Harganya dibawah harga yang ditetapkan Kementrian Kesehatan,” tutup Darmawali Handoko.

(Achmad)