Unhas Kembali Kukuhkan Dua Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat

Online24, Makassar – Universitas Hasanuddin kembali menyelenggarakan Rapat Paripurna Senat Akademik dalam rangka Upacara Penerimaan Jabatan Professor dalam Bidang Ilmu Biostatistik dan Bidang Ilmu Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM).

Upacara Penerimaan Jabatan Professor berlangsung pukul 09.00 Wita di Ruang Senat Akademik Unhas Lt. 2 Gedung Rektorat dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dan live streaming di kanal youtube Senat Akademik Unhas, Kamis (24/09/20).

Dua professor yang dikukuhkan masing-masing adalah Prof. Dr. Stang Abdul Rahman, M.Kes., dengan nomor keanggotaan 404 adalah professor dalam bidang Ilmu Biostatistik yang merupakan Ketua Departemen Biostatistik/KKB di FKM Unhas.

Selain itu, juga dikukuhkan professor baru dalam bidang Ilmu Kesehatan Lingkungan dengan nomor keanggotaan 405. Beliau adalah Prof. Anwar Mallongi, SKM., MSc., Ph.D., lahir dan besar di Pare-Pare, Sulsel.

Prof. Dr. Stang Abdul Rahman, M.Kes

Dalam pidato pengukuhannya, Prof Stang memaparkan topik “Peran Ganda Statistika Dalam Penelitian Kesehatan”.

Beliau menuturkan statistik mempunyai peran ganda dalam penelitian, selain berkontribusi meningkatkan kualitas penelitian, statistika mampu membuat fakta tampak berbeda, kabur dan keliru yang terkadang sering disalahgunakan menjadi alat mencapai tujuan pribadi, mulai dari pengambilan sampel tidak benar sampai pada pengambilan kesimpulan yang tidak sesuai dengan hasil sebenarnya.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan penggunaan nilai probabilitas (P value) untuk menolak dan menerima hipotesis sangat bermasalah dalam tataran praktis dan teoritis, sehingga peneliti perlu parameter lain yang disebut ukuran efek atau statistical power, karena Nilai P sangat sensitif dengan jumlah sampel.

“Meski ukuran efek sangat kecil, Nilai P bisa menjadi sangat signifikan bila jumlah sampel besar. Sebaliknya, meski ukuran efek sangat besar, nilai P menjadi tidak signifikan jika jumlah sampel sangat kecil,” jelas Prof Stang.

Untuk itu, agar dalam penggunaan statistika dapat memperoleh hasil dengan daya guna tinggi, baik untuk keperluan pengembangan, terapan maupun riset ilmiah hendaknya statistika dipelajari secara benar sebagai bagian dalam peningkatan penalaran.

Dalam mempelajari statistika, baik pemahaman statistika sebagai metodologi dalam proses pengambilan keputusan dan pemecahan masalah (statisical thinking), maupun pemahaman statistika sebagai alat (statistical tools). Dengan mempelajari secara benar, maka hasil yang didapatkan akan akurat sesuai fakta.

Prof. Anwar Mallongi, SKM., MSc., Ph.D

Sementara itu, Prof Anwar dalam pidato pengukuhannya menjelaskan mengenai “Peran Analisis Risiko dan Pemodelan Kesehatan Dalam Menurunkan Tingkat Pencemaran dan Penyakit Akibat Lingkungan”.

Secara umum, beliau memberikan kesimpulan terkait penelitian yang dilakukan bahwa aplikasi analysis risiko dalam dunia kesehatan dan lingkungan secara umum dan di Indonesia secara khusus telah berhasil mengungkap berbagai faktor yang berperan dalam memberikan kontribusi pencemar pada lingkungan dan dampak kesehatan secara dini dan jangka panjang.

Lebih lanjut, beliau juga memberikan kesimpulan bahwa aplikasi pemodelan dinamika kesehatan mampu memprediksi tingkat dan fluktuasi pencemar dan dampak kesehatan yang timbul pada tiap periode waktu model sesuai dengan skenario mode yang diinginkan. Pemodelan ini mampu memberikan deskripsi kejadian dari fakta yang akan terjadi pada masa dating.

“Penerapan technology tertutup (closed system technology) merupakan salah satu model intervensi yang dapat dilakukan khususnya pada bahan kimia logam berat seperti Hg yang mana bahan ini banyak digunakan namun memberikan dampak lingkungan dan kesehatan yang berbahaya,” jelas Prof Anwar.

Pada kesempatan yang sama, Rektor Unhas Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA., menyampaikan apresiasi tinggi terhadap produktivitas sumber daya Unhas yang meskipun ditengah situasi pandemi Covid-19, tetap menunjukkan kredibilitas tinggi.

Dengan bertambahnya guru besar di Unhas, Prof Dwia berharap kinerja Unhas semakin optimal dan maksimal dalam memberikan kontribusi terhadap masyarakat dan negara.

“Ini menjadi satu kebanggaan tersendiri bagi Unhas, untuk tahun 2020 ini saja Guru Besar sudah bertambah 14 orang. SDM kita memang menjadi pilar capain Unhas memperoleh peringkat 7 sebagai PTN terbaik di Indonesia. Ini terus kita dorong bukan hanya di Indonesia, tapi Unhas terus berupaya untuk bisa masuk 1000 besar Universitas terbaik di dunia,” jelas Prof Dwia.

Rapat Paripurna Senat Akademik dalam rangka Upacara Penerimaan Jabatan Professor berlangsung dengan lancar dan hikmat hingga berakhirnya acara pukul 11.30 Wita. (*)