Bupati Serang Sembuh dari COVID-19 Hanya 2 Hari, Jubir Komang; Semakin Jelas Dampak Vaksinasi

dprd-makassar

Online24, Luwu Utara – Bupati Serang Provinsi Banten, Ratu Tatu Chasanah, baru-baru ini dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19. Menariknya, hanya dalam waktu dua hari saja, Ratu Tatu telah dinyatakan sembuh, setelah melakukan pemeriksaan swab PCR di dua rumah sakit berbeda, dengan hasil negatif COVID-19.

Dalam akun instagram @ratutatuchasanah, sebagaimana dilansir kompas.com, Tatu menduga proses kesembuhannya yang begitu cepat disebabkan dirinya yang sudah mendapatkan dua dosis vaksin COVID-19. “Mungkin ini karena Ibu (Ratu Tatu) sudah divaksin, sehingga bisa sembuh cepat,” tulis Tatu dalam akun instagramnya.

Terpisah, Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Luwu Utara untuk Penanganan COVID-19, Komang Krisna, menyebutkan, kesembuhan Bupati Serang tersebut bisa jadi disebabkan karena Bupati perempuan tersebut telah mendapatkan suntikan vaksin COVID-19, sehingga ketika dia terpapar COVID-19, system kekebalan tubuhnya sudah terbentuk.

“Saya kira semakin jelas dampak vaksinasi COVID-19,” kata Komang saat menanggapi proses kesembuhan Bupati Serang yang begitu cepat. Untuk itu, dia berharap para ASN untuk segera melakukan vaksinasi. Ia menyebutkan, vaksinasi bagi ASN adalah sebuah kewajiban. “Wajiblah bagi ASN untuk vaksin, karena kita harap mereka ini jadi role model. Apalagi ibu Bupati sudah meminta ASN untuk menjadi garda terdepan dalam vaksinasi ini,” terang Komang.

“Kalau ASN saja tidak mau, bagaimana denga masyarakat umum. Saya kira jalan kita untuk keluar dari pandemi ini pasti akan sangat panjang,” jelas dia. Menurutnya, dampak vaksinasi sudah terlihat, di mana kasus sekarang trennya sudah menurun. “Kasus yang masuk rumah sakit itu kecil sekali. Yang dirawat di rumah sakit Masamba kini tinggal satu orang,” ungkapnya.

Sementara kasus harian COVID-19 di Luwu Utara per hari ini, Minggu 7 Maret 2021, tidak bertambah. Itu artinya, nihil kasus per hari ini, dengan total kasus keseluruhan, 1.330 kasus. Rinciannya, 1.238 sembuh, 45 isolasi mandiri, satu dirawat di RSUD Andi Djemma Masamba, satu dirawat di RS Unhas Makassar, dan 45 meninggal dunia. (*)