Fatayat NU Sulawesi Selatan, Kecam Peristiwa BOM Didepan Gereja Katedral Makassar

Nurul Ulfah Mutthalib, Ketua PW Fatayat NU Sulawesi Selatan
dprd-makassar

Online24, Makassar – Aksi pengeboman di depan gereja katedral Kota makassar telah mencederai nilai-nilai kemanusiaan yang dijunjung tinggi oleh seluruh agama. Fatayat NU Sulsel mengecam peristiwa bom bunuh diri yang terjadi pada hari ini, Ahad 28 Maret 2021 dan menghimbau aparat agar mengusut tuntas motif dan pelaku pengeboman hingga ke akar-akarnya.

Nurul Ulfah Mutthalib, Ketua PW Fatayat NU Sulawesi Selatan mengatakan, Setiap warga di negara ini memiliki hak konstitusional untuk menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinan masing-masing sehingga kejadian ini patut mendapat kecaman dari semua pihak.

“Aksi ini merupakan teror terhadap kedamaian dan keharmonisan yang terjalin di Kota Makassar selama ini yang menjunjung tinggi sikap toleran dan menghargai keberagaman”. kata Nurul. Minggu (28/3/21)

Ia juga berpesan, semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk senantiasa mewaspadai benih-benih intoleran di tengah masyarakat dan segera melaporkan jika terdapat hal-hal yang patut dicurigai. tambahnya

Lebih dalam dirinya mengingatkan kepada seluruh kader Fatayat NU di Sulawesi Selatan untuk senantiasa memberikan edukasi dan pemahaman tentang pentingnya sikap saling menghargai dan menghormati antar sesama manusia, baik di lingkungan keluarga, komunitas Fatayat NU dan masyarakat sekitar. Pungkasnya

Pemkot Makassar