Pertemuan Akbar Wijanna Raja Bone Ke-XVI, Murni Silaturahmi Akbar

dprd-makassar

Online24, Makassar – Ratusan bahkan ribuan spanduk bergambar raja bone ke XVI sudah tersebar di seluruh penjuru tanah air. Selain Sulsel, beberapa titik jiga terlihat di Sulbar hingga Kalimantan.

”Ratusan bahkan ribuan sudah terpasang sebagai bentuk sosialiasi kepada semua keturunan Lapatau matanna tikka. Baik dari keturunan garis ayah maupun ibu,” kata ketua umum pertemuan akbar wijanna raja bone Andi Irman mappanyukki saat bincang-bincang kepada sejumlah jurnalis beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal yang banyak hal muncul belakangan misal memperjelas status, Andi bau sapaan akrab ketua umum menyatakan, hal itu tidak mungkin terjadi.

Sejak awal tujuan utama mempererat silaturahmi sesama keturunan keluarga. Selama ini kami jarang interaksi mungkin karena jauh dan kesibukan masing-masing.

Bahkan bisa ketemu di Warkop pun ternyata masih sepupu dua kali atau ponakan bahkan tak saling kenal,” kata keturunan langsung raja ini dengan ramah sambil tersenyum.

Sementara itu Andi Promal pawi selaku staf ketua mengatakan, kegiatan yang baru pertama kali akan dilaksanakan ini memang murni silaturahmi akbar.”

Biasanya kan hanya sipaturhami sebatas keluarga pada puasa atau lebaran. Itu rutin saja. Kali ini kita ingin melaksanakan lebih besar dengan melibatkan semua keturunan dari ayah dan ibu,” ujar kadis pariwisata kab bone ini.

Panitia yang terbentuk tambah ommang, sapaan akrab mantan camat ulaweng ini lebih kepada Job yang bekerja saja.”Jadi jangan lagi ada kesan diundang atau tidak. Yang merasa kelaurga silahkan datang pada hari H,” ungkapnya.

Panitia inti pada dasarnya hanya mengarahkan, ibarat EO.” Kita sebagai pelaksana, kan nda bagus kalau ada kegiatan tidak ada susunan atau rundown acara apa yang akan kita lakukan,” kata mantan calon bupati ini.

Bukti dari solidaritas panitia, beberapa diantaranya membuat spanduk dan memasang sendiri. ”Ada baju kaos dan pin. Yang ingin membeli atau partisipasi silahkan menghubungi panitia yang telah urus soal kelengkapan itu,” tambah Andi Promal.

Menurut koordinator humas Andi Fadli, beberapa kali mengikuti rapat kecil pada intinya kita kembali merekatkan hubungan persaudaraan kalangan keluarga keturunan.

”Maaf kita nda bicara kasta siapa paling besar tinggi atau berdarah biru ataupun tidak. Kita ingin silaturahmi akbar. Makanya target memang ribuan yang akan datang karena seluruh Indonesia bahkan keluarga yang berada di luar negeri pun kita akan undang,” kata mantan jurnalis trans dan harian bkm ini.

Kegiatan ini kembali ingin menguatkan sifat orang Bugis, sipakalebbi.”Saling menghargai apalagi ke yang tua. Yang tua sayangi kerabat yang lebih muda. Saling isi soal kearifan lokal, menjunjung tinggi budaya atau siri’. Jangan pada kalimat saja, tapi perbuatan atau tingkah laku. Etika paling penting dalam melakoni kehidupan sehari-hari alias makkiade pada jaman modern,” ungkap dosen komunikasi uin ini.

Makanya bukan hanya dari garis keturunan bapak, tapi garis keturunan ibu pun, kami undang.”Jika hanya garis keturunan bapak kan harus Andi (mappabati-red) semua. Tapi kita tetap mengundang garis keturunan pihak ibu juga,” kata mantan ketua jurnalis ini.

Rencananya panitia malam ini, akan melakukan rapat di Tanjung pallette kab bone. Sebelumnya, panitia sudah melakukan silaturhami ke mantan Pangdam, sekjend kkss dan beberpa tokoh seperti mantan gubernur dan pastinya bupati bone dan gubernur. (*)