Andi Rachmatika Dewi Terima Keluhan Warga Soal Infrastruktur di Kecamatan Tamalate

dprd-makassar

Online24, Makassar – Anggota DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi melakukan temu konstituen dengan agenda reses di Kelurahan Jongaya Kecamatan Tamalate, Kamis (6/5).

Cicu sapaan akrabnya, tak sendiri. Ia didampingi Anggota DPRD Kota Makassar Ari Ashari Ilham dan Lurah Jongaya Subhan Maksud. Pada kesempatan ini, warga mengeluhkan soal infrastruktur seperti drainase dan jalan lingkungan.

Daeng Naba, Warga Kelurahan Jongaya mengeluhkan persoalan drainase yang bermasalah. Ia meminta agar wakil rakyat dari daerah pemilihan (dapil) Makassar A agar kawasan tersebut bisa dikeruk.

“Kalau bisa bu dewan bisa koordinasikan ke pemerintah soal saluran drainase ini. Paling tidak dikeruk karena tersumbatmi apalagi kalau hujan bisa banjir,” keluh Daeng Naba ke Cicu.

Tak hanya itu, warga Jongaya juga meminta agar ada perbaikan jalan lingkungan yang dinilai sudah butuh penanganan. Termasuk lampu lorong dan persoalan persampahan yang menjadi keluhan paling dominan dari masyarakat Tamalate.

Menanggapi hal tersebut, Andi Rachmatika Dewi menyampaikan, keluhan masyarakat ini akan menjadi catatan untuk diperjuangkan di Paripurna. Selain, dirinya akan melakukan komunikasi dengan anggota DPRD Kota Makassar dari fraksi NasDem.

“Kegiatan reses ini sengaja kami hadirkan agar keluhan warga yang teknis bisa segera ditindaklanjuti misalnya persoalan jalan lingkungan dan drainase,” kata Ketua NasDem Makassar ini.

Sebab, kata Cicu, kewenangan DPRD Sulsel lebih kepada kebijakan. Namun, pihaknya akan mengakomodir semua keluhan warga yang ada di setiap titik kegiatan resesnya.

“Persoalan tanggul tadi itu kewenangan Balai yaitu pemerintah pusat. Itu, kita bisa masuki dan segera akan di koordinasikan ke Pemprov Sulsel,” tukasnya.

Terpisah, Anggota DPRD Kota Makassar, Ari Ashari Ilham mengatakan, keluhan warga ini akan menjadi catatan untuk dikomunikasikan ke dewan Makassar dan juga instansi terkait. Misalnya, persoalan drainase yang akan diteruskan ke Dinas Pekerjaan Umum (PU).

“Mungkin setelah lebaran, kita sama-sama meninjau lokasi yang mana akan dikeruk. Insya allah ini bisa diselesaikan secepatnya,” papar Ari.

Terkait lampu lorong, Ketua Fraksi NasDem DPRD Kota Makassar ini, diakui stok lampu lorong di Dinas PU habis. Rencananya, pemerintah kota baru akan melakukan pengadaan.

“Kalau sampah ini juga penting. Insya allah bisa kita mulai kerjakan setelah lebaran. Komunikasi terus kita lakukan ke Dinas Lingkungan Hidup,” jelasnya. (*)

Pemkot Makassar