Nahas, Pemulung Asal Gowa Tewas Tertimbun, Saat Mengais Sampah di TPA Manggala

Kapolsek Manggala, Kompol Supriady Idrus saat mendatangi TKP Minggu (30/5/2021)
dprd-makassar

Online24, Makassar – Seorang wanita yang diketahui sebagai pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, tewas tertimbun sampah, pada Minggu (30/5/2021).

Korban diketahui bernama Sitti Sohrah Daeng Ratu (65), warga BTN Paccinongan Harapan, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Dia tewas setelah tertimpa longsoran sampah saat mencari barang bekas di TPA Tamangapa, sehingga korban tidak sempat menyelamatkan diri.

Kapolsek Manggala, Kompol Supriady Idrus menjelaskan, awal kejadian itu bermula saat Sitti Sohrah mencari barang bekas di gunungan sampah bersama temannya Rahmawati (34) dan Baso Dg Rewa (75).

Sitti Sohra disebut mencari barang bekas di ketinggian gunungan sampah yang membumbung. Rahmawati, kata Kompol Edy sapaan Supriady Idrus, sempat memperingatkan untuk tidak menaiki gunungan sampah di ketinggian.

Namun, peringatan Rahmawati tidak diindahkan oleh Sitti Sohrah.

“Tidak lama kemudian tiba-tiba tumpukan sampah dari atas runtuh dan korban (Sitti Sohrah) tertimbun dengan sampah, sehingga saksi (Rahmawati) berteriak minta tolong untuk membantu korban,” ujarnya.

Beberapa pemulung sempat mendekat di TKP dan berusaha menolong Sitti Sohrah yang tertimbun dengan menggunakan alat seadanya.

“Setelah korban (Sitti Sohrah) tertolong namun sudah tidak sadarkan diri dan meninggal dunia di TKP,” terang Kompol Edy.

Saat kejadian, lanjut Kompol Edy, Sitti Sohrah mengenakan baju biru, celana merah dan switer hijau.

“Berdasarkan fakta-fakta di lapangan, korban (Sitti Sohrah) diduga kurang hati-hati pada saat memulung sampah di TPA Tamangapa,” ungkap Kompol Edy.

Sehingga, lanjut dia, saat sedang mengumpulkan sampah atau barang-barang bekas tiba-tiba longsor menimbung tubuh Sitti Sohrah. Jenazah korban, kata mantan Kasubag Humas Polrestabes Makassar itu, telah dibawa ke rumah duka di Kabupaten Gowa untuk disemayamkan.

Pemkot Makassar