Zulkifli Sahril terpilih secara aklamasi pimpin DPC INSA Makassar

Online24jam, Makassar, – Zulkifli Zahril akhirnya terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Asosiasi Pengusaha Kapal Indonesia (Indonesia National Shipowners Association/INSA) Makassar periode 2021-2024 melalui rapat anggota cabang (RAC) XVII.

“Setelah melewati proses yang panjang dengan lebih dari 90 persen anggota menyatakan menggunakan haknya, akhirnya terpilih ketua baru yang akan menjalankan roda organisasi. Adapun ketua baru yang terpilih yakni Capt Zulkifli Tahir yang juga sebagai Direktur PT Pelayaran Tempuran Emas setelah mendapatkan suara dari hampir seluruh peserta,” ujar ketua panitia RAC pemilihan Ketua INSA Makassar Nurdin di Makassar, Kamis.

Ia mengatakan, pemilihan ketua baru yang dilaksanakan ini sedikit terlambat karena harusnya pemilihan dilangsungkan pada tahun 2020, namun karena puncak pandemi COVID-19, sehingga mengharuskan pemilihan untuk ditunda ke 2021.

Meskipun pemilihan dalam RAC itu tertunda, namun semangat dan antusiasme para peserta tetap tinggi dan pemilihan berlangsung sangat cepat karena seluruh suara langsung menyatakan Capt Zulkifli Zahril sebagai nakhoda baru.

“Sebenarnya tadi saat akan pemilihan itu ada calon kandidat lain, tetapi melihat pertimbangan dan lain halnya, akhirnya calonnya mengundurkan diri dan suara seluruhnya tertuju untuk Capt Zul,” katanya.

Pada RAC itu, 40 anggota DPC INSA Makassar ikut hadir memberikan dukungannya untuk memilih ketua baru dengan masa kerja yakni 2021-2024

Sementara itu, Ketua DPC INSA Makassar Capt Zulkifli Syahril menjelaskan salah satu agenda penting kedepannya adalah mendorong para pengusaha kapal untuk masuk pelabuhan.

“Kita lihat dermaga Hatta sepanjang 1000 meter akan kosong. Jika Makassar New Port sepanjang 1300 meter telah resmi beroperasi. Ini penting bagi INSA untuk mendorong penambahan call kapal ke pelabuhan Makassar,” katanya.

Dia menyatakan, pertumbuhan kapal diikuti dengan lonjakan angkutan barang yang diperkirakan akan naik sekitar 7 persen tahun ini.

“Sebenarnya di masa pandemi ini ada lonjakan angkutan barang. Ini juga diikuti kenaikan call kapal. Lihat aja container kurang berarti ada kenaikan aktifitas,” kata dia.

Pemkot Makassar