Wali Kota Makassar Dukung Program BAZNAS, Danny: Keren itu Zakat Uang Panaik

dprd-makassar

Online24jam, Makassar, – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar berkomitmen mengedepankan pengelolaan zakat secara optimal dan tepat sasaran. Salah satunya adalah rencana zakat uang panaik.

Hal itu diutarakan Ketua Baznas H. Ashar Tamanggong disela sela pertemuan terbatas di kediaman pribadi Wali kota di Jalan. Amirullah, Rabu, 12 Januari 2022.

Menurut Ashar, program ini tidak terlepas dari dukungan penuh dari Wali kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto dengan ketetapan hati menjadikan Baznas berada di garda terdepan mengurus masalah perzakatan.

“Tentunya program ini tidak terlepas dari dukungan penuh pak Wali. Jadi sangat tepat menjadikan Baznas berada di garda terdepan mengurusi masalah Zakat. ” Ujarnya.

Alumni Fakultas Tarbiyah UMI Makassar ini menambahkan, dalam ranah praktek dan kenyataan, upaya melaksanakan budaya berzakat tentunya  dibarengi dengan niat ikhlas, tekad dan komitmen setiap individu.

“Jika budaya zakat itu sudah berjalan, boleh jadi di Makassar sudah tidak lagi  mustahik, tetapi sudah menjadi muzakki (pemberi zakat). Secara otomatis, terbentuk masyarakat yang saling empati dan simpati yang dapat meningkatkan angka kesejahteraan masyarakat,

Sementara, Wali kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengemukakan, Baznas adalah lembaga legal yang  benar-benar berada di tengah masyarakat yang membutuhkan. Dan diakui dalam berbagai momen tim Baznas kerap cepat dan sigap membantu setiap ada musibah.

Danny sapaan akrab walikota dua periode ini juga meminta agar Baznas terus membumikan gerakan zakat di berbagai elemen.

“Paling tidak, Baznas juga menginisiasi zakat dari pernikahan. Dimana setiap pernikahan dari kalangan muslim, harus berzakat. Istilah trennya adalah zakat uang panaik.” Kata Danny.

Karena itu, Danny  mengharapkan seluruh jajaran ASN dan non ASN di jajaran  Pemerintah Kota Makassar berzakat setiap bulan di Baznas. Begitu pula, masyarakat muslim harus mampu membiasakan berzakat terutama saat subuh.

“Saya kira kalau orang yang betul-betul paham agama, tentunya selalu berzakat. Hanya saja, memang perlu adanya sosialisasi. Apalagi, zakat itu juga dapat mencegah kejahatan. Dan yang lebih penting dengan zakat maka masyarakat akan memperoleh perlindungan dari Allah, ekonomi ummat semakin membaik dan kuat. Bahkan ummat akan ada ketahanan dan ketangguhan menghadapi begitu banyak masalah di kemudian hari,” urai Danny,

Wali Kota dua priode ini juga berharp agar Baznas bisa menggandeng para RT/ RW. Paling tidak, berjuang bersama menanamkan budaya berzakat untuk seluruh ummat Islam.

“Kedepan, kita berharap Baznas juga bisa menggandeng RT RW setempat. Agar berjuang bersama menanamkan budaya berzakat di tengah masyarakat kita. Pungkasnya.

Hadir dalam pertemuan ini adalah Kabag Kesra Kota Makassar, Muh Syarif, dan Pembina BAZNAS Makassar, Prof. Ahmad Sewang, Ahmad Taslim (Wakil Ketua I), H.Jurlan Em Saho’as (Wakil Ketua II), dan Waspada Santing (Wakil Ketua III),  dan seluruh unsur pelaksana.

Sebagai laporan, Hingga Desember  2021 Baznas Kota Makassar telah menyalurkan anggaran Rp26 miliar. Sedangkan tahun 2022 ini, akan lebih mengoptimalkan pengumpulan zakat dengan target pengumpulan lebih Rp80 miliar.

Pemkot Makassar