Peringati Hari Bahasa Ibu Prodi Bahasa Daerah FBS Universitas Negeri Makassar Baca Sajak-Sajak Berbahasa Daerah

dprd-makassar

Online24jam, Makassar, – Melestarikan Bahasa Daerah merupakan tanggung jawab kita bersama, kita tidak bisa abai terhadap keberlangsungan bahasa daerah kita yang merupakan warisan dari nenek moyang. Seiring dengan perkembangan zaman maka secara perlahan hal ini dikhawatirkan akan menggerus tatanan budaya bangsa, terkhusus bahasa Daerah.

Guru besar dalam bidang Bahasa Makassar, Prof. Dr. Hj. Kembong Daeng, M.Hum.,sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Mahasiswa yang memprogram mata kuliah Teori dan Apresiasi Puisi Makassar, “Kegiatan ini tentu menjadi angin segar bagi pemertahanan bahasa daerah, karena kegiatan ini diprakarsai oleh sekelompok anak muda yang sangat mencintai bahasa Daerah”. Kata Kembong. Jumat (25-02-2022).

Kegiatan ini dikemas secara sederhana namun penuh dengan pesan dan nilai yang terkandung dalam pementasan tersebut sebab ditampilkan berbagai kesenian dan sastra Makassar diantaranya Kelong, Aru, Paruntuk Kana, Pakkiok Bunting, Tari Paddupa, dan juga beberapa lagu dilantukan diacara yang berlangsung penuh nuansa budaya.

Keseluruhan penampil dan pendukung acara menggunakan pakaian adat khas Makassar. Penampil pria menggunakan stelan jas tutup dan wanita menggunakan baju bodo. Produk kebudayaan di Sulawesi Selatan berbagai macam jenis, diantaranya baju adat yang menjadi penciri dari suku-suku yang ada di Indonesia.

Dalam sambutannya, Kembong Daeng guru besar dari Kabupaten Takalar menyampaikan “Semoga momentum Hari Bahasa Ibu Internasional dapat lebih menambah semangat dan kecintaan kepada bahasa daerah atau bahasa ibu kita” .

Pembacaan sajak-sajak berbahasa Daerah mampu menghipnotis pengunjung Etika Studio yang letaknya bersebelahan dengan kampus Fakultas Ilmu Pendidikan UNM.

Pemkot Makassar